Nama Pascal Struijk kembali menjadi perbincangan hangat di kalangan pencinta sepak bola Indonesia. Bek Leeds United tersebut disebut-sebut semakin dekat untuk bisa membela Timnas Indonesia, menyusul pernyataan dari media sepak bola Belanda, Voetbal Primeur. Meski belum ada pengumuman resmi dari PSSI maupun sang pemain, sinyal positif mulai bermunculan.
Isu ini bukan kali pertama mencuat, namun kali ini datang dari sumber yang cukup kredibel di Belanda, sehingga menambah bobot pemberitaan terkait peluang Struijk memperkuat Garuda.
Pernyataan Voetbal Primeur Jadi Sorotan
Kabar paling kuat datang dari salah satu podcast resmi Voetbal Primeur, media sepak bola ternama di Belanda. Dalam program tersebut, petinggi Voetbal Primeur Dennie van Laar menyebut bahwa Pascal Struijk telah diizinkan untuk membela Timnas Indonesia.
“Dan seseorang yang tidak banyak disebutkan: Pascal Struijk diizinkan bermain untuk Indonesia. Dia adalah pemain yang luar biasa,” ujar Dennie van Laar.
Pernyataan ini kemudian dikutip oleh sejumlah media Indonesia seperti Okezone dan TV One News, sehingga memperluas jangkauan informasi tersebut. Meski bersifat pernyataan media, bukan pengumuman federasi, ucapan tersebut tetap dianggap penting karena berasal dari figur internal media Belanda yang memahami regulasi dan status pemain Eredivisie maupun EFL.
Momen Tribun Bersama Patrick Kluivert
Spekulasi semakin menguat setelah pada April 2025, Pascal Struijk terpantau berada di tribun stadion bersama Patrick Kluivert, yang saat itu menjabat sebagai pelatih Timnas Indonesia. Keduanya menyaksikan pertandingan Oxford United vs Leeds United di lanjutan kompetisi Championship Inggris.
Momen tersebut menimbulkan banyak tafsir. Kehadiran Struijk dan Kluivert di tribun yang sama dianggap bukan sekadar kebetulan, mengingat posisi Kluivert sebagai pelatih tim nasional dan status Struijk sebagai pemain potensial untuk proyek jangka panjang Timnas Indonesia.
Meski tidak ada pernyataan resmi setelah pertandingan tersebut, banyak pihak menilai pertemuan itu menjadi indikasi adanya komunikasi awal atau setidaknya pendekatan informal.
Peran John Herdman Bisa Menjadi Kunci
Nama John Herdman, pelatih asal Inggris yang memiliki pengalaman melatih di level internasional, juga disebut-sebut bisa memainkan peran penting dalam proses ini. Herdman dikenal sebagai sosok yang mampu membangun koneksi emosional dengan pemain berdarah campuran dan meyakinkan mereka untuk membela negara leluhur.
Dengan latar belakang Struijk yang besar dan berkembang di Inggris, pendekatan dari pelatih dengan kultur sepak bola serupa diyakini bisa menjadi faktor penentu. Apalagi, Timnas Indonesia saat ini tengah membangun fondasi pertahanan kuat untuk menghadapi persaingan di level Asia.
Kualitas Struijk Dibutuhkan Timnas
Secara teknis, Pascal Struijk merupakan bek modern dengan postur ideal, kemampuan duel udara yang kuat, serta pengalaman bermain di kompetisi keras seperti Championship dan Premier League. Kehadirannya akan memberikan dimensi baru di lini belakang Timnas Indonesia, baik sebagai bek tengah maupun bek kiri.
Banyak pengamat menilai Struijk bisa langsung menjadi pilihan utama jika resmi bergabung, mengingat minimnya pemain Indonesia yang memiliki pengalaman panjang di level kompetisi Eropa.
Belum Ada Keputusan Resmi
Meski kabar terus berkembang, penting untuk dicatat bahwa hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari PSSI, FIFA, maupun Pascal Struijk sendiri terkait keputusan final membela Timnas Indonesia. Semua informasi yang beredar masih bersumber dari media dan pengamatan publik.
Namun demikian, rangkaian pernyataan media Belanda, momen tribun bersama pelatih Timnas, serta kebutuhan tim nasional membuat peluang tersebut tetap terbuka lebar.
Jika proses administrasi dan keputusan personal sang pemain berjalan lancar, bukan tidak mungkin Pascal Struijk akan menjadi salah satu rekrutan terbesar Timnas Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.
Komentar