Gardabola
  • Home
  • Liga Inggris
  • Spanyol
  • Liga Italia
  • Liga Jerman
  • Liga Belanda
  • Liga Prancis
  • Jadwal Bola
  • Hasil Pertandingan
  • Transfer
  • Fifa Club World Cup
  • Liga Indonesia
BerandaInter Milan

Napoli Tergelincir, Inter Milan Mantapkan Status CAPOLISTA

. 8.1.26


Napoli kembali menelan hasil mengecewakan dalam lanjutan Serie A setelah hanya mampu bermain imbang 2-2 melawan Hellas Verona, tim yang berada di papan bawah klasemen. Hasil ini terasa pahit karena Napoli sejatinya diunggulkan untuk membawa pulang tiga poin penuh, baik dari segi kualitas skuad maupun performa musim ini.

Bertanding dengan target kemenangan, Napoli langsung tampil menekan sejak awal laga. Penguasaan bola berada di tangan tim tamu, namun Verona tampil disiplin dan berani keluar dari tekanan. Justru Hellas Verona yang lebih dulu membuka keunggulan lewat serangan cepat yang memanfaatkan kelengahan lini belakang Napoli.

Tertinggal satu gol, Napoli berusaha meningkatkan tempo permainan. Mereka akhirnya mampu menyamakan kedudukan melalui penyelesaian klinis di kotak penalti. Namun masalah lama kembali muncul. Napoli kerap kehilangan fokus di momen-momen krusial, dan Verona kembali memimpin skor sebelum turun minum.

Memasuki babak kedua, Napoli tampil lebih agresif dan bermain dengan garis pertahanan tinggi. Tekanan bertubi-tubi akhirnya membuahkan hasil saat Napoli mencetak gol penyama kedudukan menjadi 2-2. Meski masih memiliki cukup waktu untuk membalikkan keadaan, Napoli gagal memaksimalkan sejumlah peluang emas hingga peluit akhir berbunyi.

Hasil imbang ini membuat Napoli kembali kehilangan poin penting, terutama dalam persaingan papan atas Serie A yang semakin ketat.


Konsistensi Napoli Kembali Dipertanyakan

Hasil imbang melawan tim papan bawah seperti Hellas Verona menjadi sinyal peringatan bagi Napoli. Dalam beberapa pertandingan terakhir, mereka terlihat kesulitan menjaga konsistensi permainan, terutama saat sudah unggul lebih dulu.

Masalah utama Napoli terletak pada organisasi pertahanan dan manajemen pertandingan. Mereka kerap gagal menjaga keunggulan serta terlalu mudah ditembus saat menghadapi serangan balik cepat. Jika situasi ini terus berlanjut, peluang Napoli untuk bersaing dalam perebutan Scudetto akan semakin menipis.


Inter Milan Tampil Dewasa dan Efisien di Markas Parma

Berbanding terbalik dengan Napoli, Inter Milan justru menunjukkan performa solid dan penuh kedewasaan saat bertandang ke markas Parma. Nerazzurri sukses mengamankan kemenangan 2-0, hasil yang semakin mengukuhkan posisi mereka di puncak klasemen Serie A.

Inter tidak tampil terburu-buru. Mereka bermain disiplin, menjaga jarak antarlini, dan menunggu momen yang tepat untuk menyerang. Gol pembuka dicetak oleh Federico Dimarco, yang kembali membuktikan perannya sebagai bek modern dengan kontribusi ofensif tinggi.

Keunggulan tersebut membuat Inter semakin percaya diri. Parma mencoba bangkit dan meningkatkan tekanan, namun pertahanan Inter yang dikomandoi dengan baik mampu meredam setiap ancaman. Marcus Thuram kemudian menggandakan keunggulan lewat penyelesaian dingin di kotak penalti, memastikan kemenangan bagi tim tamu.


Dimarco dan Thuram Jadi Pembeda

Federico Dimarco dan Marcus Thuram kembali menjadi sosok kunci dalam kemenangan Inter. Dimarco tak hanya solid dalam bertahan, tetapi juga menjadi senjata berbahaya dari sisi kiri. Sementara Thuram menunjukkan konsistensi sebagai penyerang utama dengan pergerakan dan finishing yang efektif.

Kedalaman skuad Inter menjadi salah satu faktor utama keberhasilan mereka musim ini. Setiap lini memiliki pemain yang mampu menjadi pembeda, membuat Inter sulit dihentikan baik di kandang maupun laga tandang.


Inter Kokoh sebagai Capolista, Napoli Tertekan

Hasil yang diraih kedua tim memberikan dampak besar di papan klasemen. Inter Milan kini semakin mantap menyandang status capolista, sementara Napoli harus puas tertahan dan kehilangan momentum penting.

Inter menunjukkan karakter tim juara: stabil, efisien, dan mampu memanfaatkan kesalahan lawan. Napoli, sebaliknya, kembali dihadapkan pada persoalan klasik yang belum sepenuhnya teratasi.

Dengan kompetisi yang masih panjang, persaingan Serie A memang belum berakhir. Namun jika melihat tren performa saat ini, Inter Milan berada di jalur yang tepat untuk terus memimpin perburuan gelar, sementara Napoli harus segera berbenah jika tak ingin semakin tertinggal.

Lebih baru Lebih lama

Komentar

Berita Terkait

    BERITA TERBARU

    BERITA PILIHAN

    Berita Populer

    Latest
    Memuat berita...

    #LigaInggris #PialaDunia #Champions #Transfer #Timnas #Spanyol #Italia #Jadwal #Bundesliga #Prancis #Barcelona #RealMadrid #Liverpool #ManchesterUnited #PSG #Inter #Juventus #ACMilan #Arsenal #Chelsea #Jerman #Indonesia #Amerika #Afrika #Asia #Euro #PialaDunia

    Komentar

    ;}

    Comments

    Responsive Advertisement

    Most Recent

    Lennart Karl, Anak Muda Jerman yang disebut Titisan Mesut Özil

    . 16.12.25

    Gaji Fantastis dan Mahar Transfer Bruno Fernandes Jika Jadi Dipinang Al Hilal

    18.12.25

    Konflik Mbappé vs PSG Memanas: Tuntutan Ratusan Juta Euro Mengguncang Sepak Bola Prancis

    17.12.25

    Mencuatnya Kabar Soal Pelatih Barca Mencari Opsi Tambahan Bek di Bursa Januari

    4.1.26

    Klub Klub Kecil Yang Melahirkan Para Pemain Bintang Dunia

    19.12.25

    Dilihat

    Paing Banyak Dilihat

    Lennart Karl, Anak Muda Jerman yang disebut Titisan Mesut Özil

    16.12.25

    Gaji Fantastis dan Mahar Transfer Bruno Fernandes Jika Jadi Dipinang Al Hilal

    18.12.25

    Konflik Mbappé vs PSG Memanas: Tuntutan Ratusan Juta Euro Mengguncang Sepak Bola Prancis

    17.12.25

    Mencuatnya Kabar Soal Pelatih Barca Mencari Opsi Tambahan Bek di Bursa Januari

    4.1.26

    Klub Klub Kecil Yang Melahirkan Para Pemain Bintang Dunia

    19.12.25

    Jadwal Liga Spanyol Pekan ke-17 2025/2026: Siap-siap Saksikan Laga Seru

    18.12.25

    Estêvão Willian, Wonderkid Brasil “Messinho” yang Siap Gemparkan Premier League

    16.12.25

    Jadwal Lengkap Liga Belanda Pekan ke 17 dan Klasemen Terbaru

    18.12.25

    Claudio Echeverri: Talenta Muda yang Dinilai Mirip Lionel Messi, Apa Kemiripannya?

    18.12.25

    Ambisi MU Datangkan Antoine Semenyo : Mampukah Terwujud? Formasi Baru Jika Jadi Datang

    25.12.25
    Design by Templateify | Distributed by Theme

    Formulir Kontak