Rekap Pro Kontra Hasil 14–15 Februari 2026, FA CUP, Serie A, La Liga, dan BRI Super League

Pemain West Ham United melakukan selebrasi. Foto by Instagram@westham_us.

Akhir pekan 14–15 Februari 2026 menghadirkan rangkaian pertandingan penting dari Inggris, Italia, Spanyol, hingga Indonesia. Sejumlah tim besar menunjukkan dominasi, sementara beberapa laga menghadirkan kejutan yang cukup signifikan.

Berikut ulasan lengkap setiap pertandingan beserta analisis pro dan kontra secara ringkas.


Piala FA

Hull City 0–4 Chelsea

(Chelsea)

Pencetak gol:
Pedro Neto (3)
Estevao Willian (1)

Chelsea tampil efektif dan mengontrol pertandingan sejak awal.

Pro:
Kedalaman skuad terlihat jelas. Rotasi tidak mengurangi kualitas permainan. Intensitas serangan stabil sepanjang laga.

Kontra:
Hull bukan lawan dengan level kompetitif tinggi. Ujian sesungguhnya tetap ketika menghadapi tim papan atas.


Wrexham 1–0 Ipswich Town

(Wrexham AFC)

Pencetak gol:
Josh Windass

Pro:
Wrexham bermain disiplin dan memanfaatkan peluang secara maksimal.

Kontra:
Ipswich gagal menunjukkan kontrol permainan. Secara kualitas, mereka seharusnya mampu tampil lebih dominan.


Burton Albion 0–1 West Ham United

(West Ham United)

Pencetak gol:
Crysencio Summerville

Pro:
West Ham tetap menjaga fokus dan berhasil mengamankan kemenangan.

Kontra:
Permainan kurang meyakinkan. Produktivitas serangan tidak maksimal.


Burnley 1–2 Mansfield Town

Pencetak gol:
Josh Laurent (Burnley)
Rhys Oates
Louis Reed

Pro:
Mansfield menunjukkan efektivitas dan mental kuat dalam memanfaatkan momentum.

Kontra:
Burnley gagal mengontrol permainan meski memiliki kualitas individu lebih baik.


Manchester City 2–0 Salford City

(Manchester City)

Pencetak gol:
Own Goal
Marc Guehi

Pro:
Kemenangan tanpa tekanan berarti. Struktur permainan tetap terjaga.

Kontra:
Skor relatif minimal mengingat perbedaan kualitas kedua tim.


Norwich City 3–1 West Bromwich Albion

Pro:
Norwich tampil agresif dengan transisi cepat.

Kontra:
West Brom kurang solid di lini belakang.


Southampton 2–1 Leicester City

(Leicester City)

Pro:
Southampton bermain lebih disiplin secara taktis.

Kontra:
Leicester masih menunjukkan inkonsistensi performa.


Aston Villa 1–3 Newcastle United

(Newcastle United)

Pencetak gol:
Tammy Abraham
Sandro Tonali (2)
Nick Woltemade

Pro:
Newcastle tampil efektif, khususnya di babak kedua. Tonali menjadi faktor kunci.

Kontra:
Aston Villa kehilangan kendali tempo pertandingan setelah kebobolan kedua.


Liverpool 3–0 Brighton

(Liverpool FC)

Pencetak gol:
Curtis Jones
Dominik Szoboszlai
Mohamed Salah

Pro:
Liverpool menunjukkan keseimbangan antara lini tengah dan serangan.

Kontra:
Brighton gagal mempertahankan intensitas pressing mereka.


Serie A

Como 1–2 Fiorentina

(ACF Fiorentina)

Pencetak gol:
Nicolò Fagioli
Moise Kean
Own Goal

Pro:
Fiorentina bermain sabar dan memanfaatkan peluang secara efisien.

Kontra:
Como kurang efektif dalam penyelesaian akhir.


Lazio 0–2 Atalanta

(Atalanta BC)

Pro:
Atalanta menunjukkan disiplin dan intensitas tinggi.

Kontra:
Lazio kurang kreatif dalam membangun serangan.


Inter Milan 3–2 Juventus

(Inter Milan) vs (Juventus FC)

Pencetak gol:
Cambiaso (OG)
Esposito
Locatelli
Zielinski

Pro:
Inter menunjukkan mental kuat dan konsistensi hingga menit akhir.

Kontra:
Juventus terlalu defensif saat mencoba mempertahankan keunggulan.


La Liga

Espanyol 2–2 Celta Vigo

Pro:
Pertandingan terbuka dengan intensitas serangan yang cukup tinggi.

Kontra:
Kedua tim kurang disiplin dalam bertahan.


Getafe 2–1 Villarreal

Pro:
Getafe bermain efektif dan disiplin.

Kontra:
Villarreal kurang konsisten dalam menjaga tempo.


Sevilla 1–1 Deportivo Alavés

Pro:
Sevilla menunjukkan peningkatan stabilitas permainan.

Kontra:
Produktivitas gol masih menjadi persoalan.


Real Madrid 4–1 Real Sociedad

(Real Madrid CF)

Pencetak gol:
Gonzalo Garcia
Vinicius Jr (2)
Federico Valverde
Mikel Oyarzabal

Pro:
Real Madrid tampil dominan dengan serangan cepat dan efektif.

Kontra:
Real Sociedad kehilangan konsistensi setelah kebobolan.


BRI Super League

Dewa United 2–0 PSM Makassar

(Dewa United FC)

Pencetak gol:
Vinicius Duarte
Alex Martins

Pro:
Dewa United menjaga intensitas hingga menit akhir.

Kontra:
PSM kurang disiplin dalam mengantisipasi tekanan di akhir laga.


Persebaya 1–2 Bhayangkara FC

(Persebaya Surabaya)

Pencetak gol:
Bernard Doumbia
Moussa Sidibe
Mihailo Perovic

Pro:
Bhayangkara tampil efektif dan taktis.

Kontra:
Persebaya kurang agresif di awal pertandingan.

Beberapa pola terlihat jelas pada akhir pekan ini:

  1. Tim besar seperti Real Madrid, Liverpool, dan Chelsea menunjukkan konsistensi.
  2. Kejutan tetap hadir di Piala FA melalui Mansfield dan Wrexham.
  3. Pertandingan Inter melawan Juventus memperlihatkan pentingnya mentalitas hingga menit akhir.
  4. Kompetisi domestik Indonesia semakin kompetitif dengan hasil yang tidak mudah diprediksi.

Secara keseluruhan, akhir pekan ini memperlihatkan kombinasi antara dominasi, efektivitas, serta pentingnya konsistensi dalam menjaga performa sepanjang musim.

Lebih baru Lebih lama
Hal 1 / 1

Komentar