gardabola
  • Home
  • Liga Inggris
  • Spanyol
  • Liga Italia
  • Liga Jerman
  • Liga Belanda
  • Liga Prancis
  • Jadwal Bola
  • Hasil Pertandingan
  • Transfer
  • Fifa Club World Cup
  • Liga Indonesia
BerandaItalia

Tottenham Kehilangan Arsitek Transfer, Paratici Pulang ke Italia

. 15.1.26

Sporting Director Tottenham Hotspur, Fabio Paratici. Foto by Alessandro Sabattini/Getty Images. 

Keputusan Resmi dari London Utara

Tottenham Hotspur akhirnya mengonfirmasi kabar yang sudah beredar dalam beberapa hari terakhir. Sporting Director mereka, Fabio Paratici, akan meninggalkan klub setelah bursa transfer Januari 2026 berakhir. Sosok asal Italia itu memilih kembali ke tanah kelahirannya untuk bergabung dengan Fiorentina, sekaligus menutup babak singkat namun penuh dinamika bersama Spurs.

Pengumuman ini datang di tengah periode krusial Tottenham, yang sedang berjuang menjaga konsistensi di Premier League dan menata ulang arah proyek jangka panjang klub. Kepergian Paratici tentu memunculkan tanda tanya besar: ke mana arah kebijakan transfer dan struktur manajemen Spurs setelah ini?

Babak Kedua yang Tak Berumur Panjang

Paratici sebenarnya bukan sosok asing di Tottenham. Ia sempat menjabat peran penting sebelumnya, sebelum harus menepi akibat sanksi FIFA. Setelah sanksi tersebut berakhir, Tottenham membawanya kembali pada Oktober 2025 dengan harapan besar: menghidupkan kembali proyek yang sempat tertunda.

Namun, comeback itu ternyata tidak berlangsung lama. Hanya sekitar tiga bulan setelah kembali aktif, Paratici memutuskan untuk mengakhiri kiprahnya di London Utara. Meski singkat, kehadirannya tetap memberi pengaruh, terutama dalam proses evaluasi skuad dan perencanaan jangka menengah klub.

Alasan Pulang Kampung

Keputusan Paratici meninggalkan Tottenham bukan tanpa alasan. Faktor personal menjadi salah satu pemicu utama. Ia ingin kembali ke Italia, negara yang membesarkan namanya sebagai salah satu direktur olahraga terbaik Eropa, terutama berkat kesuksesannya bersama Juventus.

Fiorentina menawarkan tantangan yang berbeda. Klub Serie A itu tengah membangun proyek ambisius untuk kembali bersaing di papan atas Italia dan Eropa. Paratici dinilai sebagai sosok tepat untuk merancang strategi transfer, struktur manajemen, serta filosofi sepak bola yang berkelanjutan.

Dampak bagi Tottenham Hotspur

Bagi Tottenham, kepergian Paratici jelas meninggalkan lubang dalam struktur manajemen. Meski klub menegaskan bahwa fondasi organisasi tetap solid, kehilangan figur berpengalaman seperti Paratici bukan perkara sepele.

Tottenham kini dituntut bergerak cepat. Penunjukan pengganti atau redistribusi peran di internal klub menjadi langkah mendesak agar stabilitas tetap terjaga. Apalagi, Premier League dikenal sebagai liga yang menuntut perencanaan matang, terutama dalam urusan rekrutmen pemain dan negosiasi kontrak.

Warisan yang Ditinggalkan

Walau masa jabatannya kali ini terbilang singkat, Paratici tetap meninggalkan jejak. Ia dikenal sebagai direktur yang berani mengambil risiko, piawai membaca pasar, dan memiliki jaringan luas di Eropa.

Beberapa kebijakan dan rekomendasinya diyakini masih akan memengaruhi keputusan Tottenham dalam waktu dekat, terutama terkait target transfer dan pengembangan skuad. Dengan kata lain, meski pergi, bayangan Paratici belum sepenuhnya hilang dari ruang rapat Spurs.

Fiorentina dan Harapan Baru

Di sisi lain, Fiorentina menyambut Paratici dengan optimisme tinggi. Klub berjuluk La Viola itu melihat kehadirannya sebagai sinyal keseriusan dalam membangun masa depan. Target mereka bukan sekadar stabil di Serie A, tetapi juga menantang dominasi klub-klub besar Italia.

Pengalaman Paratici di level elite Eropa diharapkan mampu membawa Fiorentina ke level berikutnya, baik dari segi prestasi maupun nilai komersial klub.

Persimpangan Jalan Dua Klub

Kepergian Fabio Paratici menjadi momen persimpangan bagi dua klub dengan ambisi besar. Tottenham harus membuktikan bahwa mereka mampu tetap berjalan tanpa sosok sentral di balik layar, sementara Fiorentina berharap kedatangan Paratici menjadi katalis kebangkitan.

Sepak bola modern bukan hanya soal apa yang terjadi di lapangan, tetapi juga keputusan strategis di balik layar. Dalam konteks itu, langkah Paratici meninggalkan Tottenham dan memilih Fiorentina menjadi salah satu cerita penting awal 2026—cerita tentang ambisi, pilihan hidup, dan arah masa depan.

Lebih baru Lebih lama

Komentar

Berita Terkait

    BERITA TERBARU

    BERITA PILIHAN

    Berita Populer

    Latest
    Memuat berita...

    #LigaInggris #PialaDunia #Champions #Transfer #Timnas #Spanyol #Italia #Jadwal #Bundesliga #Prancis #Barcelona #RealMadrid #Liverpool #ManchesterUnited #PSG #Inter #Juventus #ACMilan #Arsenal #Chelsea #Jerman #Indonesia #Amerika #Afrika #Asia #Euro #PialaDunia

    Komentar

    ;}

    Comments

    Responsive Advertisement

    Most Recent

    Lennart Karl, Anak Muda Jerman yang disebut Titisan Mesut Özil

    . 16.12.25

    Gaji Fantastis dan Mahar Transfer Bruno Fernandes Jika Jadi Dipinang Al Hilal

    18.12.25

    Konflik Mbappé vs PSG Memanas: Tuntutan Ratusan Juta Euro Mengguncang Sepak Bola Prancis

    17.12.25

    Mencuatnya Kabar Soal Pelatih Barca Mencari Opsi Tambahan Bek di Bursa Januari

    4.1.26

    Klub Klub Kecil Yang Melahirkan Para Pemain Bintang Dunia

    19.12.25

    Dilihat

    Paing Banyak Dilihat

    Lennart Karl, Anak Muda Jerman yang disebut Titisan Mesut Özil

    16.12.25

    Gaji Fantastis dan Mahar Transfer Bruno Fernandes Jika Jadi Dipinang Al Hilal

    18.12.25

    Konflik Mbappé vs PSG Memanas: Tuntutan Ratusan Juta Euro Mengguncang Sepak Bola Prancis

    17.12.25

    Mencuatnya Kabar Soal Pelatih Barca Mencari Opsi Tambahan Bek di Bursa Januari

    4.1.26

    Klub Klub Kecil Yang Melahirkan Para Pemain Bintang Dunia

    19.12.25

    Jadwal Liga Spanyol Pekan ke-17 2025/2026: Siap-siap Saksikan Laga Seru

    18.12.25

    Estêvão Willian, Wonderkid Brasil “Messinho” yang Siap Gemparkan Premier League

    16.12.25

    Jadwal Lengkap Liga Belanda Pekan ke 17 dan Klasemen Terbaru

    18.12.25

    Claudio Echeverri: Talenta Muda yang Dinilai Mirip Lionel Messi, Apa Kemiripannya?

    18.12.25

    Ambisi MU Datangkan Antoine Semenyo : Mampukah Terwujud? Formasi Baru Jika Jadi Datang

    25.12.25
    Design by Templateify | Distributed by Theme

    Formulir Kontak