gardabola
  • Home
  • Liga Inggris
  • Spanyol
  • Liga Italia
  • Liga Jerman
  • Liga Belanda
  • Liga Prancis
  • Jadwal Bola
  • Hasil Pertandingan
  • Transfer
  • Fifa Club World Cup
  • Liga Indonesia
BerandaInter Milan

Inter Milan Tidak Mau Melepas Davide Frattesi ke Klub Pesaing di Serie A

. 6.1.26

Inter Milan menunjukkan sikap yang sangat jelas dan tanpa kompromi terkait masa depan Davide Frattesi. Di tengah rumor ketertarikan sejumlah klub, termasuk Juventus, manajemen Nerazzurri menegaskan bahwa gelandang berusia 26 tahun tersebut tidak akan dilepas ke klub mana pun di Serie A, terlebih lagi kepada rival langsung dalam perebutan gelar dan posisi papan atas.

Keputusan ini menjadi sinyal kuat bahwa Inter tidak hanya memikirkan aspek finansial, tetapi juga kepentingan strategis jangka panjang dalam persaingan domestik.


Frattesi sebagai Aset Strategis Inter

Sejak didatangkan, Frattesi dipandang sebagai investasi penting Inter untuk masa depan lini tengah. Meski menit bermainnya belum selalu konsisten, kontribusinya sebagai gelandang box-to-box dengan kemampuan menekan, menyusup ke kotak penalti, dan mencetak gol membuatnya bernilai tinggi di mata staf pelatih dan manajemen.

Inter menyadari bahwa melepas Frattesi ke klub Italia lain berpotensi menciptakan masalah besar. Jika sang pemain berkembang pesat di klub rival, Inter akan menghadapi konsekuensi langsung di lapangan, terutama dalam laga-laga krusial Serie A.


Juventus dan Sensitivitas Persaingan

Nama Juventus menjadi sorotan utama dalam isu ini. Ketertarikan Bianconeri terhadap Frattesi dianggap wajar mengingat kebutuhan mereka akan gelandang Italia berkualitas. Namun bagi Inter, Juventus bukan sekadar peminat biasa—melainkan kompetitor utama dalam perebutan Scudetto dan dominasi domestik.

Sejarah panjang rivalitas antar klub besar Italia membuat transfer langsung antarpesaing selalu menjadi isu sensitif. Inter menilai bahwa memberikan Frattesi kepada Juventus sama saja dengan memperkuat lawan sendiri, sesuatu yang ingin dihindari sepenuhnya.


Kebijakan Lama yang Konsisten

Sikap Inter terhadap Frattesi bukanlah kebijakan spontan. Secara historis, Inter dikenal enggan menjual pemain kunci ke rival langsung di Serie A. Jika pun ada transfer, biasanya disertai harga sangat tinggi atau syarat tertentu yang membuat kesepakatan sulit terwujud.

Dalam kasus Frattesi, kebijakan ini diterapkan secara tegas. Pesan dari manajemen jelas: jika Frattesi hengkang, tujuannya harus ke luar Italia. Dengan demikian, Inter bisa menghindari risiko teknis sekaligus menjaga keseimbangan kekuatan di liga domestik.


Harga Tinggi sebagai Bentuk Proteksi

Selain larangan ke rival Serie A, Inter juga memasang banderol 30–35 juta euro untuk Frattesi. Harga tersebut berfungsi sebagai bentuk proteksi tambahan. Klub Italia lain dinilai akan kesulitan memenuhi angka tersebut, terutama dalam kondisi finansial Serie A yang belum sepenuhnya stabil.

Dengan strategi ini, Inter tidak menutup pintu transfer sepenuhnya, tetapi mengontrol arah dan dampak dari potensi kepergian Frattesi. Jika ada klub luar negeri yang serius dan siap membayar mahal, barulah Inter bersedia mempertimbangkan.


Dampak bagi Frattesi Secara Pribadi

Sikap tegas Inter tentu berdampak langsung pada Frattesi. Sang pemain disebut memiliki keinginan untuk mendapatkan peran lebih besar, bahkan dikabarkan tertarik bergabung dengan Juventus. Namun, realita menunjukkan bahwa keinginan pribadi tidak selalu sejalan dengan kepentingan klub.

Inter berada pada posisi kuat secara kontrak dan tidak berada di bawah tekanan untuk menjual. Hal ini membuat Frattesi harus memilih: bertahan dan berjuang merebut tempat utama, atau menerima opsi pindah ke luar negeri jika kesempatan itu datang.


Pesan Kuat Inter ke Serie A

Keputusan Inter ini juga mengirimkan pesan kuat ke klub-klub Serie A lainnya. Nerazzurri menegaskan bahwa mereka tidak akan menjadi pemasok kekuatan bagi rival domestik, terutama dalam persaingan papan atas.

Pendekatan ini mencerminkan mentalitas klub besar yang berorientasi pada gelar dan stabilitas jangka panjang. Inter tidak ingin mengulangi kesalahan masa lalu yang bisa merugikan mereka dalam kompetisi domestik.

Sikap Inter yang menolak melepas Davide Frattesi ke rival Serie A adalah keputusan strategis yang mencerminkan ambisi dan kehati-hatian. Bagi Inter, Frattesi bukan sekadar pemain cadangan, melainkan aset berharga yang tidak boleh memperkuat lawan langsung.

Dengan bursa transfer yang masih terbuka, tekanan dan spekulasi akan terus meningkat. Namun satu hal sudah pasti: Inter tidak akan melepas Frattesi ke klub Italia mana pun, dan pesan ini telah disampaikan dengan sangat jelas ke seluruh Serie A.

Lebih baru Lebih lama

Komentar

Berita Terkait

    BERITA TERBARU

    BERITA PILIHAN

    Berita Populer

    Latest
    Memuat berita...

    #LigaInggris #PialaDunia #Champions #Transfer #Timnas #Spanyol #Italia #Jadwal #Bundesliga #Prancis #Barcelona #RealMadrid #Liverpool #ManchesterUnited #PSG #Inter #Juventus #ACMilan #Arsenal #Chelsea #Jerman #Indonesia #Amerika #Afrika #Asia #Euro #PialaDunia

    Komentar

    ;}

    Comments

    Responsive Advertisement

    Most Recent

    Lennart Karl, Anak Muda Jerman yang disebut Titisan Mesut Özil

    . 16.12.25

    Gaji Fantastis dan Mahar Transfer Bruno Fernandes Jika Jadi Dipinang Al Hilal

    18.12.25

    Konflik Mbappé vs PSG Memanas: Tuntutan Ratusan Juta Euro Mengguncang Sepak Bola Prancis

    17.12.25

    Mencuatnya Kabar Soal Pelatih Barca Mencari Opsi Tambahan Bek di Bursa Januari

    4.1.26

    Klub Klub Kecil Yang Melahirkan Para Pemain Bintang Dunia

    19.12.25

    Dilihat

    Paing Banyak Dilihat

    Lennart Karl, Anak Muda Jerman yang disebut Titisan Mesut Özil

    16.12.25

    Gaji Fantastis dan Mahar Transfer Bruno Fernandes Jika Jadi Dipinang Al Hilal

    18.12.25

    Konflik Mbappé vs PSG Memanas: Tuntutan Ratusan Juta Euro Mengguncang Sepak Bola Prancis

    17.12.25

    Mencuatnya Kabar Soal Pelatih Barca Mencari Opsi Tambahan Bek di Bursa Januari

    4.1.26

    Klub Klub Kecil Yang Melahirkan Para Pemain Bintang Dunia

    19.12.25

    Jadwal Liga Spanyol Pekan ke-17 2025/2026: Siap-siap Saksikan Laga Seru

    18.12.25

    Estêvão Willian, Wonderkid Brasil “Messinho” yang Siap Gemparkan Premier League

    16.12.25

    Jadwal Lengkap Liga Belanda Pekan ke 17 dan Klasemen Terbaru

    18.12.25

    Claudio Echeverri: Talenta Muda yang Dinilai Mirip Lionel Messi, Apa Kemiripannya?

    18.12.25

    Ambisi MU Datangkan Antoine Semenyo : Mampukah Terwujud? Formasi Baru Jika Jadi Datang

    25.12.25
    Design by Templateify | Distributed by Theme

    Formulir Kontak