gardabola
  • Home
  • Liga Inggris
  • Spanyol
  • Liga Italia
  • Liga Jerman
  • Liga Belanda
  • Liga Prancis
  • Jadwal Bola
  • Hasil Pertandingan
  • Transfer
  • Fifa Club World Cup
  • Liga Indonesia
BerandaLiga Inggris

Hati-Hati Rice! Dulu Juga Ada Pemain Inggris yang Selebrasinya Cium Kamera

. 6.1.26

Dalam sepak bola modern, selebrasi gol bukan hanya tentang kegembiraan sesaat atau pelukan rekan setim. Fenomena unik yang muncul belakangan adalah selebrasi cium kamera, di mana pemain mendekat ke lensa kamera siaran dan melakukan ciuman sebagai bentuk ekspresi kemenangan, pesan untuk fans, atau bahkan branding pribadi.

Di Inggris, beberapa gelandang dan penyerang memiliki sejarah melakukan selebrasi ini. Artikel ini mengulas pemain Inggris yang pernah cium kamera, termasuk konteks modern dan sejarahnya, dengan fokus pada momen-momen ikonik.


Declan Rice: Si Gelandang Kontemporer

Declan Rice, gelandang bertahan West Ham United dan tim nasional Inggris, menjadi sorotan setelah beberapa kali terlihat melakukan selebrasi cium kamera. Biasanya terjadi ketika Rice mencetak gol penting atau berada dalam momen kemenangan besar, baik di Liga Inggris maupun laga internasional.

Cium kamera Rice bukan sekadar gaya. Ini menekankan karakter percaya diri dan sedikit “menantang” lawan sambil memberi salam untuk fans. Dalam beberapa momen, kamera menangkap ekspresi intensnya, membuat selebrasi menjadi viral di media sosial dan dibicarakan luas oleh fans.

Fenomena ini menunjukkan bahwa Rice termasuk pemain modern yang memahami kekuatan media dan kamera dalam memperluas pengaruh pribadi di dunia sepak bola.


Jesse Lingard: Kreatif dan Lucu

Jesse Lingard adalah salah satu pionir selebrasi kreatif di depan kamera di Inggris. Selama kariernya di Manchester United, Lingard beberapa kali melakukan cium kamera setelah gol.

Momen paling terkenal adalah ketika Lingard mencetak gol penting di Liga Inggris dan mendekati kamera dengan ekspresi lucu, menempelkan bibirnya ke lensa atau menirukan ciuman kepada fans global. Selebrasi ini langsung menjadi viral di media sosial, dengan ribuan meme dan video pendek yang tersebar.

Lingard menunjukkan bahwa selebrasi cium kamera tidak harus serius; ekspresi humor dan interaksi dengan fans justru membuatnya ikonik. Aksi seperti ini menjadi ciri khasnya dan membedakannya dari pemain lain.


Paul Gascoigne: Legenda Inggris

Meskipun era Gascoigne terjadi sebelum media sosial merajalela, legenda Inggris ini juga pernah melakukan selebrasi yang bisa dikategorikan mirip cium kamera. Di Euro 1996 dan Piala Dunia 1990, Gascoigne sering menatap kamera dan menempelkan bibirnya atau gestur simbolik seakan memberikan “cium untuk fans”.

Gascoigne menekankan bahwa selebrasi bukan hanya untuk stadion, tetapi juga untuk publik yang menonton melalui siaran televisi. Aksi ini menjadi ikon budaya sepak bola Inggris, menginspirasi generasi pemain berikutnya untuk lebih kreatif dalam selebrasi mereka.


Harry Kane: Selebrasi yang Elegan

Harry Kane, striker tim nasional Inggris dan Tottenham Hotspur, meski terkenal dengan selebrasi sederhana, beberapa kali terlihat melakukan cium kamera ketika mencetak gol penting di ajang internasional.

Kane biasanya melakukan ini dengan gestur cepat: mendekat ke kamera setelah gol dan memberikan cium simbolis, seakan mengucapkan terima kasih atau memberi salam kepada penggemar. Selebrasi ini memperlihatkan kelas dan elegan, berbeda dengan selebrasi lucu seperti Lingard, namun tetap meninggalkan momen yang terekam kamera dengan jelas.


Raheem Sterling: Selebrasi Personal

Raheem Sterling, winger Inggris, juga termasuk pemain yang pernah melakukan cium kamera. Beberapa gol pentingnya di Premier League atau kompetisi internasional diwarnai dengan gestur mendekat ke kamera dan memberikan cium simbolis.

Sterling menunjukkan bahwa selebrasi cium kamera tidak hanya untuk lucu-lucuan, tetapi juga menjadi momen personal yang intim antara pemain dan fans global. Momen-momen ini kerap viral karena sifatnya yang unik dan berbeda dari selebrasi konvensional.


Signifikansi Selebrasi Cium Kamera

Fenomena cium kamera memiliki beberapa nilai penting dalam sepak bola modern:

  1. Interaksi dengan Fans Global: Kamera memungkinkan pemain berbicara langsung dengan penonton yang menonton dari rumah atau negara lain.
  2. Meningkatkan Brand Pribadi: Pemain bisa membangun identitas melalui selebrasi yang ikonik.
  3. Momen Viral: Dengan media sosial, selebrasi seperti ini mudah tersebar dan dikenang lama.
  4. Inspirasi Pemain Muda: Aksi ini menunjukkan bahwa ekspresi diri di lapangan juga bisa menjadi bagian dari strategi profesional.

Selebrasi cium kamera bukan sekadar aksi spontan; ini merupakan bagian dari evolusi sepak bola modern. Dari Paul Gascoigne yang legendaris, Jesse Lingard yang kreatif, hingga Declan Rice yang modern dan percaya diri, para pemain Inggris telah menunjukkan bahwa kamera bisa menjadi medium ekspresi unik dan interaksi dengan fans global.

Ketika melihat Declan Rice melakukan cium kamera, kita bisa mengingat bahwa tradisi ini bukan hal baru, melainkan bagian dari sejarah panjang selebrasi Inggris yang penuh gaya, humor, dan karakter. Fenomena ini membuktikan bahwa gol tidak hanya soal angka, tetapi juga momen ikonik yang dikenang oleh penonton di seluruh dunia.

Lebih baru Lebih lama

Komentar

Berita Terkait

    BERITA TERBARU

    BERITA PILIHAN

    Berita Populer

    Latest
    Memuat berita...

    #LigaInggris #PialaDunia #Champions #Transfer #Timnas #Spanyol #Italia #Jadwal #Bundesliga #Prancis #Barcelona #RealMadrid #Liverpool #ManchesterUnited #PSG #Inter #Juventus #ACMilan #Arsenal #Chelsea #Jerman #Indonesia #Amerika #Afrika #Asia #Euro #PialaDunia

    Komentar

    ;}

    Comments

    Responsive Advertisement

    Most Recent

    Lennart Karl, Anak Muda Jerman yang disebut Titisan Mesut Özil

    . 16.12.25

    Gaji Fantastis dan Mahar Transfer Bruno Fernandes Jika Jadi Dipinang Al Hilal

    18.12.25

    Konflik Mbappé vs PSG Memanas: Tuntutan Ratusan Juta Euro Mengguncang Sepak Bola Prancis

    17.12.25

    Mencuatnya Kabar Soal Pelatih Barca Mencari Opsi Tambahan Bek di Bursa Januari

    4.1.26

    Klub Klub Kecil Yang Melahirkan Para Pemain Bintang Dunia

    19.12.25

    Dilihat

    Paing Banyak Dilihat

    Lennart Karl, Anak Muda Jerman yang disebut Titisan Mesut Özil

    16.12.25

    Gaji Fantastis dan Mahar Transfer Bruno Fernandes Jika Jadi Dipinang Al Hilal

    18.12.25

    Konflik Mbappé vs PSG Memanas: Tuntutan Ratusan Juta Euro Mengguncang Sepak Bola Prancis

    17.12.25

    Mencuatnya Kabar Soal Pelatih Barca Mencari Opsi Tambahan Bek di Bursa Januari

    4.1.26

    Klub Klub Kecil Yang Melahirkan Para Pemain Bintang Dunia

    19.12.25

    Jadwal Liga Spanyol Pekan ke-17 2025/2026: Siap-siap Saksikan Laga Seru

    18.12.25

    Estêvão Willian, Wonderkid Brasil “Messinho” yang Siap Gemparkan Premier League

    16.12.25

    Jadwal Lengkap Liga Belanda Pekan ke 17 dan Klasemen Terbaru

    18.12.25

    Claudio Echeverri: Talenta Muda yang Dinilai Mirip Lionel Messi, Apa Kemiripannya?

    18.12.25

    Ambisi MU Datangkan Antoine Semenyo : Mampukah Terwujud? Formasi Baru Jika Jadi Datang

    25.12.25
    Design by Templateify | Distributed by Theme

    Formulir Kontak