Ketertarikan Ajax terhadap Dean James pertama kali diungkap oleh jurnalis FCUpdate, Tijmen Gerritsen, yang menilai sang bek kiri sebagai opsi realistis dan menarik untuk memperkuat sektor kiri pertahanan Ajax. Pernyataan tersebut kemudian dikutip oleh media Ajax1.nl dan langsung menyedot perhatian publik, termasuk pecinta sepak bola Indonesia.
Penilaian Media Belanda terhadap Dean James
Dalam laporannya, Tijmen Gerritsen menilai Dean James sebagai pemain yang telah membuktikan kualitasnya baik di level domestik maupun Eropa. Menurutnya, bek kiri Go Ahead Eagles itu bukan sekadar pelapis, melainkan pemain inti yang memiliki peran penting dalam permainan tim.
Gerritsen menekankan bahwa Dean James nyaman dalam penguasaan bola, mampu membangun serangan dari sisi kiri, serta memiliki ancaman ofensif yang nyata. Karakter ini dinilai cocok dengan filosofi permainan Ajax yang mengutamakan bek sayap aktif dan progresif.
Pengalaman James di Eredivisie juga menjadi nilai tambah tersendiri. Ia dinilai sudah memahami tempo dan tuntutan kompetisi tertinggi di Belanda, sehingga tidak membutuhkan adaptasi panjang apabila bergabung dengan klub sebesar Ajax.
Konsistensi Bersama Go Ahead Eagles
Musim 2025/2026 menjadi salah satu periode terbaik dalam karier Dean James. Bersama Go Ahead Eagles, ia tampil reguler dan menjadi pilihan utama di posisi bek kiri. Hingga saat ini, James telah mencatatkan 23 penampilan di empat kompetisi berbeda, dengan total menit bermain mencapai 1.865 menit.
Kontribusinya tidak hanya terlihat dalam bertahan, tetapi juga dalam menyerang. Dean James sukses mengoleksi empat assist dan satu gol, sebuah catatan yang cukup impresif untuk seorang fullback. Statistik tersebut menunjukkan perannya yang aktif dalam skema permainan Go Ahead Eagles, terutama saat melakukan overlap dan membantu serangan dari sisi sayap.
Status Kontrak dan Nilai Transfer
Meskipun diminati Ajax, proses transfer Dean James tidak akan berjalan mudah. Sang pemain masih terikat kontrak bersama Go Ahead Eagles hingga 2028, yang berarti klub peminat harus mengeluarkan dana transfer jika ingin merekrutnya.
Berdasarkan data dari FootballTransfers, nilai pasar Dean James saat ini berada di kisaran €1,5 juta. Angka tersebut tergolong terjangkau bagi Ajax, namun tetap memerlukan pertimbangan matang mengingat kondisi finansial dan prioritas transfer klub.
Bagi Go Ahead Eagles sendiri, melepas Dean James bukan keputusan sederhana. Selain statusnya sebagai pemain inti, kehadiran James juga menjadi aset penting dalam menjaga stabilitas lini belakang tim.
Peluang Reuni dengan Denny Landzaat
Salah satu aspek menarik dari rumor transfer ini adalah potensi reuni Dean James dengan Denny Landzaat. Seperti diketahui, Landzaat pernah menjadi asisten pelatih Patrick Kluivert di Timnas Indonesia dan kini menjabat sebagai asisten pelatih di Ajax Amsterdam.
Kedekatan profesional ini diyakini bisa menjadi faktor pendukung apabila Ajax benar-benar serius mengejar tanda tangan Dean James. Landzaat tentu sudah memahami karakter, etos kerja, serta kemampuan sang pemain, baik di level klub maupun internasional.
Bagi Dean James, bekerja kembali dengan sosok yang familiar bisa membantu proses adaptasi di klub sebesar Ajax, yang dikenal memiliki tekanan tinggi dan ekspektasi besar.
Dampak bagi Timnas Indonesia
Jika transfer ini terwujud, kepindahan Dean James ke Ajax akan menjadi kabar positif bagi Timnas Indonesia. Bermain di klub dengan sejarah tiga kali juara Liga Champions tentu akan meningkatkan level kompetisi dan pengalaman sang pemain.
Hal tersebut berpotensi berdampak langsung pada kualitas permainan Dean James saat membela Merah Putih. Jam terbang di level elite Eropa akan membuatnya semakin matang, baik secara taktik maupun mental bertanding.
Menunggu Kepastian Transfer
Hingga kini, rumor ketertarikan Ajax terhadap Dean James masih berada pada tahap pemantauan dan wacana media. Belum ada pernyataan resmi dari Ajax maupun Go Ahead Eagles terkait negosiasi konkret.
Namun satu hal yang pasti, performa stabil dan konsistensi Dean James telah membuka peluang besar baginya untuk melangkah ke level yang lebih tinggi. Apakah Ajax akan menjadi pelabuhan berikutnya, atau ia tetap bertahan di Deventer, semua masih menunggu perkembangan selanjutnya.
Komentar