Foto : Instagram/xabialonso
Xabi Alonso, mantan gelandang legendaris Real Madrid, kembali ke Santiago Bernabéu sebagai pelatih kepala pada 1 Juni 2025, menandai babak baru dalam kariernya setelah sukses melatih Bayer Leverkusen di Bundesliga. Alonso diikat kontrak tiga tahun, yang berarti secara resmi akan bertahan hingga 30 Juni 2028.
🔹 Latar Belakang Alonso
Alonso dikenal sebagai gelandang serba bisa yang pernah mengukir sejarah bersama Liverpool, Real Madrid, dan Bayern Munich. Kepulangannya ke Madrid sebagai pelatih mendapat sorotan tinggi karena ia diharapkan meneruskan tradisi klub dengan gaya bermain menyerang dan disiplin taktik yang tinggi. (beinsports.com)
Sebagai pemain, Alonso memiliki pengalaman memenangkan gelar Liga Champions, La Liga, dan berbagai penghargaan internasional. Hal ini memberi keunggulan dalam membangun hubungan dengan para pemain muda dan senior, serta memahami budaya klub secara mendalam.
🔹 Kontrak dan Tantangan
Dengan kontrak hingga 2028, Alonso secara formal memiliki waktu tiga musim penuh untuk membangun tim. Namun, sepak bola modern penuh dinamika. Kontrak resmi tidak menjamin keamanan jangka panjang; performa tim di liga domestik dan kompetisi Eropa akan sangat menentukan nasib Alonso.
Beberapa tantangan yang dihadapi Alonso di musim pertamanya antara lain:
- Konsistensi performa tim: Meskipun Madrid lolos dari babak 32 besar Copa del Rey, kemenangan tipis atas Talavera menunjukkan adanya kelemahan di lini pertahanan.
- Pengelolaan bintang: Menangani pemain top seperti Mbappé, Vinícius Jr., dan Karim Benzema membutuhkan keseimbangan antara kebebasan kreatif dan disiplin tim.
- Tekanan media dan fans: Media Spanyol sangat kritis terhadap hasil negatif, dan rumor pengganti selalu muncul saat tim tidak konsisten.
🔹 Peluang Alonso Bertahan hingga 2028
Berdasarkan analisis situasi saat ini:
- Jika Madrid stabil di La Liga dan kompetisi Eropa, Alonso kemungkinan besar akan menyelesaikan kontraknya.
- Jika performa menurun drastis, spekulasi mengenai pengganti seperti Zinedine Zidane atau Arbeloa bisa meningkat.
- Faktor internal klub juga menentukan, seperti dukungan presiden Madrid dan keputusan manajemen terhadap visi jangka panjang.
Dengan kata lain, Alonso memiliki peluang besar bertahan jika mampu menyeimbangkan hasil di lapangan dan hubungan dengan manajemen klub. Namun tekanan selalu hadir, dan sepak bola modern tidak mengenal jaminan penuh.
Xabi Alonso kembali ke Real Madrid dengan kontrak resmi hingga 2028. Meski menghadapi tekanan dan tantangan besar, pengalaman dan pengetahuan mendalamnya tentang klub menjadi modal kuat.
Masa depan Alonso akan sangat bergantung pada kemampuan mengelola tim, konsistensi hasil, dan visi jangka panjangnya di Santiago Bernabéu.
Intinya: Alonso memiliki kontrak panjang, tapi kesuksesan di lapangan menjadi kunci utama agar bertahan hingga akhir masa kontrak.
Komentar