Kabar ketertarikan Manchester United terhadap penyerang andalan Bournemouth, Antoine Semenyo, terus menguat menjelang dibukanya bursa transfer Januari 2026.
Performa konsisten pemain asal Ghana itu di Premier League membuat namanya masuk radar serius Setan Merah, yang dikabarkan siap bergerak agresif demi memperkuat lini depan.
Rumor ini tak lagi sekadar spekulasi, melainkan berkembang menjadi salah satu isu panas transfer musim dingin.
Kabar ketertarikan Manchester United terhadap penyerang andalan Bournemouth, Antoine Semenyo, terus menguat menjelang dibukanya bursa transfer Januari 2026.
Performa konsisten pemain asal Ghana itu di Premier League membuat namanya masuk radar serius Setan Merah, yang dikabarkan siap bergerak agresif demi memperkuat lini depan.
Rumor ini tak lagi sekadar spekulasi, melainkan berkembang menjadi salah satu isu panas transfer musim dingin.
Pemicu Ketertarikan yang Semakin Kuat
Foto : Antoine Semenyo/InstagramIntensitas rumor meningkat seiring performa impresif Semenyo sepanjang musim 2025/2026.
Hingga pertengahan Desember 2025, ia sudah terlibat langsung dalam 10 gol Bournemouth (7 gol dan 3 assist) dari total 15 laga liga.
Sebuah catatan yang menempatkannya sebagai salah satu penyerang paling efektif di luar klub-klub papan atas.
Baca Juga : Thierry Henry Beri Dukungan Kepada Pelatih Celtic di Tengah Tekanan
Puncak sorotan terjadi saat Bournemouth menahan imbang Manchester United 4-4 di Old Trafford, Senin (15/12/2025).
Dalam laga tersebut, Semenyo tampil eksplosif, mencetak satu gol dan berkali-kali merepotkan lini belakang MU.
Banyak pengamat menilai ia sebagai ancaman terbesar Bournemouth di laga itu, bahkan membuat staf pelatih MU terkesan langsung di lapangan.
Mekanisme Transfer: Klausul Rilis £65 Juta
Salah satu faktor kunci dalam potensi kepindahan Semenyo adalah klausul rilis senilai £65 juta yang tercantum dalam kontraknya bersama Bournemouth.
Klausul ini memungkinkan klub peminat untuk bernegosiasi langsung dengan sang pemain tanpa harus melalui proses tawar-menawar panjang dengan klub asal.
Baca Juga : Aberdeen Kalah 0-3 oleh Sparta Prague di Conference League
Bagi MU, angka tersebut memang tergolong besar, namun masih dianggap realistis jika melihat usia, performa, dan nilai pasar penyerang Premier League saat ini.
Terlebih, manajemen Setan Merah tengah fokus merekrut pemain yang sudah terbukti di liga, bukan proyek jangka panjang semata.
Baca Juga : Hasil Sementara Liga Inggris 2025/2026, Arsenal Makin Kokoh di Lincaky, Persaingan Makin Ketat
Sikap Bournemouth: Bertahan atau Melepas?
Bournemouth sejatinya enggan kehilangan salah satu aset terpenting mereka di tengah musim.
Semenyo adalah pilar utama dalam skema serangan, dan kepergiannya bisa berdampak langsung pada target bertahan di papan tengah Premier League.
Namun, klausul rilis membuat posisi Bournemouth tidak sepenuhnya di tangan mereka.
Jika MU bersedia menebus penuh nilai tersebut, klub hanya bisa berharap sang pemain memilih bertahan hingga akhir musim atau menyiapkan pengganti sepadan dalam waktu singkat.
Baca Juga : Mbappe Bisakah Pecahkan Rekor Ronaldo di Real Madrid
Kebutuhan MU dan Peran Semenyo
Manchester United sendiri tengah mencari penyerang yang kuat secara fisik, cepat, dan fleksibel bermain di beberapa posisi depan.
Profil Semenyo dinilai cocok dengan kebutuhan tersebut. Ia bisa bermain sebagai penyerang tengah, sayap kanan, maupun kiri, serta unggul dalam duel satu lawan satu.
Selain itu, usia Semenyo yang masih berada di fase emas karier membuatnya dipandang sebagai solusi jangka menengah yang siap pakai.
Baca Juga : Daftar Pemain Bingang Athletic Bilbao
Peluang Transfer di Januari 2026
Meski rumor kian panas, transfer ini tetap bergantung pada beberapa faktor: kesiapan MU membayar klausul rilis, keinginan Semenyo sendiri, serta strategi Bournemouth di paruh kedua musim.
Bursa Januari dikenal sulit untuk transfer besar, namun situasi ini berbeda karena klausul rilis memberi jalan pintas.
Jika MU benar-benar bergerak “all-out”, Antoine Semenyo berpeluang menjadi rekrutan besar pertama Setan Merah di awal 2026 — sebuah langkah yang bisa mengubah peta kekuatan lini serang mereka.
Komentar