Situs Berita Bola Terlengkap dan Terupdate - GardaBola.my.id.
  • Home
  • Liga Inggris
  • Spanyol
  • Liga Italia
  • Liga Jerman
  • Liga Belanda
  • Liga Prancis
  • Jadwal Bola
  • Hasil Pertandingan
  • Transfer
  • Fifa Club World Cup
  • Liga Indonesia
Beranda

Mohammed bin Salman dan Ambisi Membeli Barcelona: Mimpi Besar yang Belum Padam

Garda Bola 16.12.25

    Foto : Instagram/RajaSalman_BinAbdulAziz


Isu keterlibatan Arab Saudi dalam sepak bola Eropa kembali menguat. Kali ini, sorotan tertuju pada salah satu klub terbesar di dunia, FC Barcelona, yang dikabarkan menjadi target ambisius Pangeran Arab Saudi Mohammed bin Salman (MBS). Rumor tersebut sejatinya bukan cerita baru. Sejak tahun 2023, nama MBS dan dana kekayaan kedaulatan Arab Saudi, Public Investment Fund (PIF), sudah kerap dikaitkan dengan rencana akuisisi raksasa Catalan tersebut.

Meski hingga kini belum terwujud, mimpi itu disebut belum sepenuhnya berakhir.


Ketertarikan Sejak 2023 dan Tawaran Fantastis

Media-media Spanyol sejak dua tahun terakhir melaporkan ketertarikan serius PIF terhadap Barcelona. Ketertarikan itu muncul seiring kondisi finansial klub yang terus berada dalam tekanan berat pascapandemi. Utang Barcelona yang menumpuk menjadi celah strategis bagi investor raksasa seperti Arab Saudi.

Disebutkan bahwa PIF bersedia melunasi seluruh utang Barcelona yang nilainya mencapai sekitar 2,5 miliar euro. Tawaran tersebut tentu terdengar seperti solusi instan bagi klub yang selama beberapa musim terakhir harus melakukan pengetatan finansial, penjualan aset, hingga restrukturisasi kontrak pemain.

Namun, rencana besar tersebut belum menemukan jalan realisasi, terutama karena struktur kepemilikan Barcelona yang unik.


Kendala Status Kepemilikan Barcelona

Tidak seperti banyak klub Eropa lain, Barcelona bukanlah klub milik individu atau korporasi. Barca adalah klub milik anggota (socios), di mana keputusan fundamental seperti perubahan kepemilikan harus melewati mekanisme internal yang rumit dan sensitif secara historis.

Inilah faktor utama yang membuat ambisi Mohammed bin Salman tidak semudah akuisisi Newcastle United pada tahun 2021. Saat itu, PIF sukses membeli klub Premier League tersebut dan langsung mengubahnya menjadi kekuatan baru Inggris. Barcelona, dengan identitas sosial dan politiknya, jelas memiliki dinamika berbeda.


Tahun 2026 Jadi Target Baru

Menurut laporan terbaru dari media hiburan olahraga Spanyol, El Chiringuito, pihak Arab Saudi belum menyerah. Justru, mereka disebut sedang menyiapkan pendekatan baru dengan target tahun 2026 sebagai momentum penting.

PIF dikabarkan siap datang dengan proposal yang jauh lebih besar dan sulit ditolak. Tidak hanya melunasi utang klub, mereka disebut siap menggelontorkan total investasi hingga 10 miliar euro, angka yang setara dengan sekitar Rp 195 triliun.

Investasi ini bukan sekadar untuk menyehatkan neraca keuangan, tetapi juga:

  • Memperkuat skuad secara besar-besaran
  • Mempercepat modernisasi infrastruktur
  • Mengangkat kembali Barcelona sebagai kekuatan dominan Eropa

Mengapa Barcelona Begitu Menarik bagi Arab Saudi?

Barcelona bukan sekadar klub sepak bola. Ia adalah merek global, simbol sejarah, identitas budaya, dan daya tarik komersial luar biasa. Bagi Arab Saudi yang tengah menjalankan proyek besar diversifikasi ekonomi dan citra global, memiliki Barcelona akan menjadi langkah monumental.

Investasi di sepak bola Eropa telah menjadi bagian penting dari strategi jangka panjang Arab Saudi. Dari liga domestik, sponsor global, hingga kepemilikan klub top, semuanya mengarah pada satu tujuan: menjadikan sepak bola sebagai etalase kekuatan baru Timur Tengah.

Barcelona, dengan basis penggemar lintas benua, jelas berada di level tertinggi target tersebut.


Pro dan Kontra di Kalangan Culer

Rumor ini tentu memicu perdebatan panas di kalangan pendukung Barcelona. Di satu sisi, suntikan dana raksasa dapat:

  • Mengakhiri krisis finansial berkepanjangan
  • Mengembalikan Barca ke era belanja bebas
  • Menjaga daya saing dengan klub-klub super kaya

Namun di sisi lain, ada kekhawatiran besar soal:

  • Hilangnya identitas klub milik socios
  • Ketergantungan pada kekuatan modal asing
  • Perubahan filosofi klub yang selama ini dijaga

Inilah dilema klasik antara idealisme dan realitas modern sepak bola.


Kesimpulan: Antara Fantasi dan Kenyataan

Ambisi Mohammed bin Salman untuk membeli Barcelona bukan rumor sembarangan. Dengan rekam jejak PIF dan kekuatan finansial yang nyaris tak terbatas, skenario tersebut secara teori sangat mungkin. Namun, faktor historis, budaya, dan struktur kepemilikan Barcelona membuat realisasinya jauh lebih kompleks dibanding klub-klub lain.

Tahun 2026 disebut-sebut akan menjadi titik krusial. Apakah Barcelona tetap mempertahankan identitas lamanya, atau membuka pintu menuju era baru dengan sokongan dana Arab Saudi?

Yang pasti, selama krisis finansial belum sepenuhnya tuntas, nama Mohammed bin Salman akan terus menghantui masa depan Barcelona.



Lebih baru Lebih lama

Komentar

Berita Terkait

    BERITA TERBARU

    BERITA PILIHAN

    Berita Populer

    Latest
    Memuat berita...

    #LigaInggris #PialaDunia #Champions #Transfer #Timnas #Spanyol #Italia #Jadwal #Bundesliga #Prancis #Barcelona #RealMadrid #Liverpool #ManchesterUnited #PSG #Inter #Juventus #ACMilan #Arsenal #Chelsea #Jerman #Indonesia #Amerika #Afrika #Asia #Euro #PialaDunia

    Komentar

    ;}

    Laporkan Penyalahgunaan

    Brand Logos

    Disqus Shortname

    Share this post: Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp

    Mengenai Saya

    Foto saya
    Garda Bola Tampilkan selengkapnya

    About Us

    Situs Berita Bola Terlengkap dan Terupdate - GardaBola.my.id.

    Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been the industry's.

    About Us

    Situs Berita Bola Terlengkap dan Terupdate - GardaBola.my.id.

    Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been the industry's.

    Comments

    Responsive Advertisement

    Most Recent

    Lennart Karl, Anak Muda Jerman yang disebut Titisan Mesut Özil

    Garda Bola16.12.25

    Gaji Fantastis dan Mahar Transfer Bruno Fernandes Jika Jadi Dipinang Al Hilal

    18.12.25

    Konflik Mbappé vs PSG Memanas: Tuntutan Ratusan Juta Euro Mengguncang Sepak Bola Prancis

    17.12.25

    Mencuatnya Kabar Soal Pelatih Barca Mencari Opsi Tambahan Bek di Bursa Januari

    4.1.26

    Klub Klub Kecil Yang Melahirkan Para Pemain Bintang Dunia

    19.12.25

    Dilihat

    Paing Banyak Dilihat

    Lennart Karl, Anak Muda Jerman yang disebut Titisan Mesut Özil

    16.12.25

    Gaji Fantastis dan Mahar Transfer Bruno Fernandes Jika Jadi Dipinang Al Hilal

    18.12.25

    Konflik Mbappé vs PSG Memanas: Tuntutan Ratusan Juta Euro Mengguncang Sepak Bola Prancis

    17.12.25

    Mencuatnya Kabar Soal Pelatih Barca Mencari Opsi Tambahan Bek di Bursa Januari

    4.1.26

    Klub Klub Kecil Yang Melahirkan Para Pemain Bintang Dunia

    19.12.25

    Jadwal Liga Spanyol Pekan ke-17 2025/2026: Siap-siap Saksikan Laga Seru

    18.12.25

    Estêvão Willian, Wonderkid Brasil “Messinho” yang Siap Gemparkan Premier League

    16.12.25

    Jadwal Lengkap Liga Belanda Pekan ke 17 dan Klasemen Terbaru

    18.12.25

    Claudio Echeverri: Talenta Muda yang Dinilai Mirip Lionel Messi, Apa Kemiripannya?

    18.12.25

    Ambisi MU Datangkan Antoine Semenyo : Mampukah Terwujud? Formasi Baru Jika Jadi Datang

    25.12.25
    Design by Templateify | Distributed by Theme

    Formulir Kontak