Gardabola
  • Home
  • Liga Inggris
  • Spanyol
  • Liga Italia
  • Liga Jerman
  • Liga Belanda
  • Liga Prancis
  • Jadwal Bola
  • Hasil Pertandingan
  • Transfer
  • Fifa Club World Cup
  • Liga Indonesia
BerandaCerita Klub

Mengapa Manchester United Dijuluki Setan Merah? Ini Sejarah dan Makna di Baliknya

. 18.12.25

    Foto : Instagram/manutd


Julukan “Setan Merah” telah melekat erat pada Manchester United selama puluhan tahun. Nama tersebut bukan sekadar sebutan populer, melainkan simbol identitas, mentalitas, dan sejarah panjang klub raksasa Inggris itu. 

Di balik kesan garang yang terdengar ekstrem, tersimpan kisah unik yang membentuk karakter Manchester United hingga dikenal dunia.

Bukan Julukan Sejak Awal Berdiri

Manchester United tidak langsung dijuluki Setan Merah ketika berdiri. Klub yang didirikan pada 1878 dengan nama Newton Heath LYR justru lebih dikenal dengan julukan “The Heathens”, merujuk pada warna hijau-kuning yang mereka kenakan.

Setelah berganti nama menjadi Manchester United pada 1902, julukan tersebut perlahan ditinggalkan. Namun, identitas baru klub belum sepenuhnya terbentuk—hingga sebuah momen penting mengubah segalanya.

Peran Besar Matt Busby

Julukan “Red Devils” mulai populer pada era kepelatihan Sir Matt Busby. Pada akhir 1950-an, Busby ingin menciptakan identitas yang lebih kuat, modern, dan berwibawa bagi timnya.

Ia merasa julukan lama terdengar terlalu jinak untuk klub dengan ambisi besar. Busby kemudian terinspirasi oleh sebuah tim rugby dari Salford yang dikenal dengan nama Red Devils, yang kala itu terkenal tangguh dan ditakuti lawan-lawannya.

Bagi Busby, nama tersebut mencerminkan mentalitas yang ia inginkan: agresif, berani, dan pantang menyerah.

Tragedi Munich dan Makna Emosional

Makna julukan Setan Merah semakin dalam setelah Tragedi Munich 1958. Kecelakaan pesawat yang merenggut nyawa banyak pemain muda berbakat itu hampir menghancurkan Manchester United.

Namun, klub ini bangkit dari puing-puing tragedi dengan semangat luar biasa. Julukan Setan Merah pun menjadi simbol perlawanan terhadap takdir, keteguhan mental, dan keberanian untuk bangkit dari luka terdalam.

Dalam konteks ini, “setan” bukan dimaknai secara negatif, melainkan sebagai metafora kekuatan yang menolak kalah oleh keadaan.

Warna Merah dan Identitas Visual

  Logo manchester united- foto : Instagram/manutd

Warna merah pada kostum Manchester United turut memperkuat julukan tersebut. Merah melambangkan keberanian, kekuatan, dan dominasi—nilai-nilai yang kemudian diasosiasikan dengan gaya bermain United.

Pada 1970-an, klub secara resmi mengadopsi logo dengan gambar setan membawa trisula, mempertegas julukan Setan Merah sebagai identitas visual sekaligus filosofis klub.

Sejak saat itu, julukan tersebut tak lagi sekadar sebutan, melainkan bagian dari merek global Manchester United.

Setan Merah di Mata Dunia

    Foto : Instagram/manutd

Seiring kesuksesan Manchester United di era Sir Alex Ferguson, julukan Setan Merah semakin mendunia. United dikenal sebagai tim yang tak pernah menyerah, sering membalikkan keadaan di menit-menit akhir, dan memiliki mental juara yang menakutkan lawan.

Julukan ini pun identik dengan karakter permainan mereka: menekan, cepat, agresif, dan penuh determinasi.

Bukan Simbol Kejahatan

Meski kata “setan” kerap disalahartikan, dalam konteks Manchester United julukan ini sama sekali tidak berkaitan dengan unsur mistis atau kejahatan. Ia adalah simbol keberanian, daya juang, dan karakter pantang menyerah—nilai yang diwariskan lintas generasi.

Bagi para pendukungnya, Setan Merah adalah lambang kebanggaan, bukan kontroversi.

Julukan Setan Merah lahir dari visi besar, tragedi, dan semangat kebangkitan. Ia mencerminkan perjalanan Manchester United sebagai klub yang tidak hanya mengejar kemenangan, tetapi juga membangun karakter dan identitas yang kuat.

Hingga hari ini, nama Setan Merah tetap menggema di seluruh dunia—sebuah pengingat bahwa Manchester United adalah klub yang dibangun dari keberanian, luka, dan tekad untuk selalu bangkit.



Lebih baru Lebih lama

Komentar

Berita Terkait

    BERITA TERBARU

    BERITA PILIHAN

    Berita Populer

    Latest
    Memuat berita...

    #LigaInggris #PialaDunia #Champions #Transfer #Timnas #Spanyol #Italia #Jadwal #Bundesliga #Prancis #Barcelona #RealMadrid #Liverpool #ManchesterUnited #PSG #Inter #Juventus #ACMilan #Arsenal #Chelsea #Jerman #Indonesia #Amerika #Afrika #Asia #Euro #PialaDunia

    Komentar

    ;}

    Comments

    Responsive Advertisement

    Most Recent

    Lennart Karl, Anak Muda Jerman yang disebut Titisan Mesut Özil

    . 16.12.25

    Gaji Fantastis dan Mahar Transfer Bruno Fernandes Jika Jadi Dipinang Al Hilal

    18.12.25

    Konflik Mbappé vs PSG Memanas: Tuntutan Ratusan Juta Euro Mengguncang Sepak Bola Prancis

    17.12.25

    Mencuatnya Kabar Soal Pelatih Barca Mencari Opsi Tambahan Bek di Bursa Januari

    4.1.26

    Klub Klub Kecil Yang Melahirkan Para Pemain Bintang Dunia

    19.12.25

    Dilihat

    Paing Banyak Dilihat

    Lennart Karl, Anak Muda Jerman yang disebut Titisan Mesut Özil

    16.12.25

    Gaji Fantastis dan Mahar Transfer Bruno Fernandes Jika Jadi Dipinang Al Hilal

    18.12.25

    Konflik Mbappé vs PSG Memanas: Tuntutan Ratusan Juta Euro Mengguncang Sepak Bola Prancis

    17.12.25

    Mencuatnya Kabar Soal Pelatih Barca Mencari Opsi Tambahan Bek di Bursa Januari

    4.1.26

    Klub Klub Kecil Yang Melahirkan Para Pemain Bintang Dunia

    19.12.25

    Jadwal Liga Spanyol Pekan ke-17 2025/2026: Siap-siap Saksikan Laga Seru

    18.12.25

    Estêvão Willian, Wonderkid Brasil “Messinho” yang Siap Gemparkan Premier League

    16.12.25

    Jadwal Lengkap Liga Belanda Pekan ke 17 dan Klasemen Terbaru

    18.12.25

    Claudio Echeverri: Talenta Muda yang Dinilai Mirip Lionel Messi, Apa Kemiripannya?

    18.12.25

    Ambisi MU Datangkan Antoine Semenyo : Mampukah Terwujud? Formasi Baru Jika Jadi Datang

    25.12.25
    Design by Templateify | Distributed by Theme

    Formulir Kontak