Liverpool diberi kesempatan untuk merekrut bek tengah Bayern Munich, Dayot Upamecano, di tengah dinamika skuat dan strategi transfer klub menjelang musim panas 2026. Upamecano menjadi salah satu target utama klub Inggris tersebut untuk memperkuat lini belakang yang menghadapi tantangan kontrak pemain inti.
Upamecano Jadi Target Liverpool?
Kesempatan Transfer Gratis pada 2026
Bayern Munich belum mencapai kesepakatan perpanjangan kontrak dengan Dayot Upamecano, yang berarti kontraknya akan habis pada Juni 2026. Karena itu, klub-klub Eropa termasuk Liverpool bisa membicarakan pra-kontrak sejak 1 Januari jika pertahanan Bayern tetap tak meneken kontrak baru. Situasi ini membuka peluang bagi Liverpool untuk mendapatkan Upamecano tanpa biaya transfer pada musim panas mendatang.
Butuh Pengganti Konate di Lini Belakang
Liverpool diprediksi perlu menguatkan posisi bek tengah mengingat Ibrahima Konaté akan memasuki tahun terakhir kontraknya, sehingga masa depannya di Anfield masih belum pasti. Upamecano, dengan pengalaman bermain di Bundesliga dan Liga Champions, dianggap sebagai kandidat ideal untuk menggantikan atau bersaing dengan Konaté di masa depan.
Situasi Kontrak Upamecano di Bayern Munich
Negosiasi Perpanjangan yang Belum Rampung
Bayern Munich serius mengupayakan perpanjangan kontrak dengan Upamecano, meskipun hingga kini belum terjadi kesepakatan akhir. Klub melihat pemain asal Prancis itu sebagai sosok penting di lini pertahanan mereka, namun kontrak yang hampir habis membuat masa depannya menjadi bahan spekulasi yang semakin kuat.
Minat Klub Besar Lainnya
Selain Liverpool, klub-klub elite Eropa lain seperti Real Madrid dan Paris Saint-Germain juga dikaitkan dengan bek berusia 26–27 tahun tersebut. Persaingan ini bisa memperluas prospek transfer yang menarik bagi Upamecano, tergantung keputusan dan negosiasi antara pemain, agen, dan Bayern Munich.
Reaksi dan Pernyataan Upamecano
Bek Bayern Tunjukkan Sikap Bijak
Upamecano sendiri telah menanggapi rumor masa depannya. Ia menegaskan tetap fokus pada performanya bersama Bayern, meski mengaku berterima kasih atas minat klub lain — termasuk Liverpool — yang terus memantau situasi kontraknya. Pernyataan ini menunjukkan kedewasaan pemain dalam menghadapi spekulasi transfer besar.
Belum Ada Komitmen Final
Meski banyak laporan menyebut Real Madrid sudah menjalin kesepakatan verbal, sumber lain membantah klaim tersebut — menyatakan bahwa belum ada keputusan final dari Upamecano terkait masa depannya. Artinya peluang Liverpool untuk bersaing tetap terbuka hingga kontrak saat ini benar-benar berakhir.
Strategi Transfer Liverpool Menjelang 2026
Menyusun Ulang Pertahanan
Liverpool diperkirakan akan memprioritaskan lini belakang di bursa transfer berikutnya. Selain Upamecano, klub juga dikaitkan dengan sejumlah nama defender lainnya, termasuk bek Crystal Palace yang kontraknya akan habis musim ini. Hal ini menunjukkan betapa vitalnya posisi bek tengah dalam rencana transfer The Reds.
Mobilisasi Dana dan Perencanaan Pra-Kontrak
Liverpool kemungkinan akan memanfaatkan regulasi pra-kontrak untuk mengamankan jasa Upamecano atau target lain lebih awal. Pendekatan ini juga memberi tekanan positif kepada rival sekaligus memberi keuntungan strategis dari sisi negosiasi terhadap big deal musim panas.
Kesempatan di Anfield
Situasi kontrak Dayot Upamecano yang belum diperpanjang memberi momentum bagi Liverpool untuk mengejar bek berpengalaman ini dengan biaya transfer minimal atau bahkan gratis pada 2026. Meski persaingan dari klub besar lain masih ada, The Reds tetap berada dalam daftar pemantau utama Upamecano — terutama untuk mengantisipasi perubahan di lini belakang mereka di masa depan.
Sumber Berita Utama:
- Upamecano addresses future amid interest from Liverpool, Real Madrid & PSG — LiverpoolFC.com / media watch (turn0search21)
- Upamecano ‘offered’ to Liverpool as valuable free transfer — This is Anfield (turn0search24)
- Upamecano breaks silence on future linked with Liverpool — Sports Mole (turn0search26)
- Fabrizio Romano update on Upamecano & multiple club interest — TeamTalk (turn0search22)
Komentar