Ketegangan antara Antonio Conte dan Massimiliano Allegri menjadi salah satu sorotan utama dalam laga Napoli kontra AC Milan di Supercoppa Italiana.
Sejak menit awal pertandingan, kedua pelatih terlihat sama-sama emosional di sisi lapangan. Conte aktif memberi instruksi dengan gestur keras khasnya.
Sementara Allegri tak kalah vokal memprotes beberapa keputusan wasit yang dianggap merugikan timnya.
Situasi memanas ketika Napoli mulai mengontrol permainan dan unggul lebih dulu. Conte beberapa kali merayakan momen penting Napoli dengan penuh ekspresi, yang dinilai kubu Milan sebagai provokasi.
Allegri pun merespons dengan sikap dingin, bahkan sempat melontarkan komentar tajam ke arah bangku cadangan Napoli saat terjadi pelanggaran di area tengah lapangan.
Puncak ketegangan terjadi setelah peluit akhir dibunyikan. Napoli memastikan kemenangan dan tiket ke final, namun Allegri langsung menuju lorong pemain tanpa berjabat tangan dengan Conte.
Momen tersebut memicu spekulasi publik, mengingat keduanya sama-sama pelatih berpengalaman yang dikenal memiliki ego dan karakter kuat.
Meski tidak terjadi adu mulut terbuka, bahasa tubuh kedua pelatih cukup menggambarkan rivalitas yang panas.
Conte dikenal dengan gaya konfrontatif dan penuh tekanan, sementara Allegri lebih pragmatis namun tak segan menunjukkan ketidaksenangan ketika situasi tidak berjalan sesuai rencana.
Ketegangan ini menambah bumbu drama laga Napoli vs AC Milan, sekaligus menegaskan bahwa pertemuan dua raksasa Serie A bukan hanya soal kualitas pemain di lapangan, tetapi juga duel mental dan gengsi di pinggir lapangan.
Komentar