Manchester United kembali bergerak agresif di bursa transfer. Klub berjuluk Setan Merah itu dikabarkan sedang menjajaki opsi untuk mempercepat transfer Carlos Baleba dari Brighton & Hove Albion, bahkan sejak bursa Januari 2026.
Langkah ini menunjukkan keseriusan MU dalam membangun ulang lini tengah mereka. Nama Baleba memang bukan wajah baru dalam radar Old Trafford, namun kali ini situasinya disebut berbeda. Klub tak ingin kehilangan momentum.
Sudah Lama Masuk Radar Old Trafford
Ketertarikan Manchester United terhadap Carlos Baleba sejatinya sudah muncul sejak musim panas 2025. Saat itu, Baleba tampil konsisten bersama Brighton dan dianggap sebagai salah satu gelandang muda paling menjanjikan di Premier League.
Pelatih MU, Ruben Amorim, disebut menjadi sosok utama di balik ketertarikan tersebut. Amorim menilai Baleba memiliki profil ideal untuk sistem yang ia terapkan: kuat secara fisik, disiplin dalam bertahan, namun tetap progresif saat membawa bola ke depan.
Baleba dinilai mampu memainkan peran double pivot maupun gelandang box-to-box, sebuah fleksibilitas yang sangat dibutuhkan MU saat ini.
Transfer Musim Panas Gagal Total
Meski minat MU cukup serius, transfer Baleba gagal terwujud di musim panas lalu. Brighton mengambil sikap tegas dengan menolak seluruh pendekatan yang datang, termasuk dari Manchester United.
The Seagulls menilai Baleba sebagai aset jangka panjang dan tak ingin kehilangan sang pemain terlalu cepat. Selain itu, Brighton juga disebut memasang banderol tinggi yang membuat MU memilih mundur sementara.
Brighton bahkan dikabarkan hanya mau membuka negosiasi pada musim panas berikutnya, bukan di tengah musim.
MU Tak Mau Menunggu Terlalu Lama
Namun menurut laporan terbaru, Manchester United kini tidak sabar menunggu hingga musim panas. Performa lini tengah yang masih inkonsisten membuat manajemen klub mempertimbangkan langkah cepat.
Cedera, kedalaman skuad yang terbatas, serta kebutuhan akan gelandang dinamis membuat Baleba kembali naik ke daftar prioritas. MU dikabarkan tengah mengevaluasi kemungkinan membuka negosiasi lebih awal, meski sadar prosesnya tidak akan mudah.
Langkah ini juga diyakini sebagai upaya MU untuk mengamankan sang pemain dari kejaran klub lain, mengingat performa Baleba terus menarik perhatian tim-tim besar Eropa.
Ruben Amorim Sangat Ngebet
Ruben Amorim disebut sebagai penggemar berat Baleba. Sang pelatih percaya bahwa kehadiran gelandang berusia muda itu bisa menjadi fondasi penting dalam proyek jangka panjangnya di Old Trafford.
Amorim ingin membangun lini tengah yang agresif, intens, dan disiplin secara taktik—tiga hal yang menurutnya sangat melekat pada gaya bermain Baleba.
Bahkan, Amorim dikabarkan sudah menyampaikan rekomendasi langsung kepada manajemen agar klub melakukan segala cara yang memungkinkan untuk mendatangkan sang pemain lebih cepat.
Brighton Masih Bertahan Keras
Meski MU mulai melakukan manuver, Brighton tidak berada dalam posisi tertekan. Kontrak Baleba masih panjang, dan klub tidak memiliki urgensi finansial untuk menjualnya di tengah musim.
Brighton dikenal sebagai klub yang sangat disiplin dalam urusan transfer, hanya melepas pemain jika harga dan timing benar-benar sesuai. Jika MU ingin memaksakan transfer Januari, mereka kemungkinan harus mengajukanJSin tawaran yang jauh lebih tinggi dari harga pasar.
Akankah Terjadi Kejutan di Januari?
Hingga kini, belum ada tawaran resmi yang diajukan Manchester United. Namun sinyal yang beredar menunjukkan bahwa Setan Merah sedang menyiapkan langkah strategis, entah itu pendekatan ke pihak pemain, agen, atau langsung ke manajemen Brighton.
Jika MU benar-benar serius, bursa Januari 2026 bisa menghadirkan kejutan besar. Namun satu hal pasti: transfer Carlos Baleba tidak akan murah dan tidak akan mudah.
Manchester United harus memilih—menunggu dengan risiko kehilangan target, atau bertindak cepat dengan harga mahal.
Komentar