Everton Football Club adalah salah satu klub tertua dan paling bersejarah di Inggris. Berdiri pada 1878, Everton menjadi bagian penting dalam pembentukan sepak bola modern Inggris dan dikenal sebagai klub dengan tradisi kuat, loyalitas suporter, serta identitas sebagai “The People’s Club.”
Awal Berdiri dan Peran Penting di Sepak Bola Inggris
Everton awalnya bernama St Domingo FC, didirikan oleh komunitas gereja di Liverpool. Klub kemudian berganti nama menjadi Everton dan berkembang pesat. Everton termasuk anggota pendiri Football League pada 1888, menegaskan peran sentralnya dalam sejarah sepak bola Inggris.
Pada era awal, Everton menjadi salah satu kekuatan utama liga. Mereka memenangkan gelar Liga Inggris pertama pada musim 1890–91, membangun reputasi sebagai klub elite jauh sebelum rival sekota, Liverpool, lahir.
Goodison Park dan Identitas Klub
Everton bermarkas di Goodison Park, stadion ikonik yang menjadi rumah klub sejak 1892. Stadion ini dikenal dengan atmosfer intim dan tradisional, mencerminkan hubungan erat antara klub dan komunitas lokal.
Julukan The Toffees berasal dari toko permen di sekitar stadion, menambah warna unik pada identitas Everton sebagai klub rakyat.
Masa Keemasan dan Gelar Liga
Everton mengoleksi 9 gelar Liga Inggris, sebagian besar diraih sebelum era Premier League. Era keemasan terjadi pada:
- 1930-an, dengan pemain legendaris Dixie Dean, pencetak 60 gol liga dalam satu musim (1927–28), rekor yang tak pernah terpecahkan hingga kini.
- 1980-an, saat Everton menjadi kekuatan dominan Inggris dan Eropa di bawah pelatih Howard Kendall.
Pada musim 1984–85, Everton menjuarai Liga Inggris, FA Cup, dan European Cup Winners’ Cup, menjadikan mereka salah satu tim terbaik Eropa kala itu. Sayangnya, tragedi Heysel membuat klub Inggris dilarang tampil di Eropa, menghambat potensi Everton di Liga Champions.
Rivalitas Panas: Merseyside Derby
Rivalitas dengan Liverpool dikenal sebagai Merseyside Derby, salah satu derby tertua di Inggris. Berbeda dengan derby lain yang penuh kebencian, derby ini sering disebut sebagai “friendly derby”, karena banyak keluarga di Liverpool mendukung kedua klub.
Namun di atas lapangan, laga Everton vs Liverpool selalu sarat emosi dan gengsi.
Era Premier League dan Tantangan Modern
Di era Premier League, Everton dikenal sebagai klub yang stabil namun jarang bersaing juara. Mereka kerap finis di papan tengah atau zona Eropa, namun kesulitan melangkah lebih jauh.
Masuk dekade 2010-an hingga awal 2020-an, Everton mengalami periode sulit akibat:
- Pergantian pelatih yang terlalu sering
- Investasi pemain yang tidak konsisten
- Masalah finansial dan pengurangan poin
Meski demikian, Everton tetap bertahan di kasta tertinggi, menjaga statusnya sebagai salah satu klub dengan kehadiran terpanjang di divisi teratas Inggris.
Stadion Baru dan Harapan Kebangkitan
Everton memasuki babak baru dengan pembangunan stadion modern di Bramley-Moore Dock, menandai ambisi klub untuk bangkit secara finansial dan kompetitif.
Dengan fondasi sejarah kuat, basis suporter setia, dan identitas jelas, Everton berharap kembali menjadi kekuatan yang disegani, bukan sekadar bertahan hidup di Premier League.
Identitas Everton
- Julukan: The Toffees / The People’s Club
- Stadion: Goodison Park (beralih ke Bramley-Moore Dock)
- Warna: Biru
- Filosofi: Tradisi, loyalitas, dan kebanggaan komunitas
Komentar