Pembukaan di Selhurst Park
Pertandingan antara Crystal Palace dan Tottenham Hotspur dalam lanjutan Premier League musim 2025/26 digelar di Selhurst Park pada Minggu, 28 Desember 2025. Suasana stadion penuh energi dari kedua suporter, dengan Crystal Palace unggul dalam penguasaan bola di awal laga, mencoba mencetak gol pembuka.
Wasit meniup peluit, dan kedua tim memulai pertandingan dengan intensitas tinggi. Palace langsung menekan lewat transisi cepat mereka, sementara Spurs lebih bersabar dalam membangun serangan dari lini belakang.
Menit 1–15: Kedua Tim Meraba
Pada menit‑menit awal, tekanan datang dari Palace yang memanfaatkan sayap dan umpan pendek mereka untuk menciptakan peluang. Namun, lini belakang Tottenham, yang digalang oleh pemain seperti Kevin Danso dan Micky van de Ven, disiplin dalam memotong serangan lawan.
Di sisi lain, Spurs sesekali mengancam melalui serangan balik cepat. Mereka mencoba mengalirkan bola ke Richarlison dan Randal Kolo Muani, tetapi belum ada peluang besar yang benar‑benar menguji kiper Dean Henderson.
Menit 15–30: VAR Drama & Peluang Pertama
Memasuki menit ke‑17, Tottenham sempat berpesta gol! Richarlison memanfaatkan umpan silang rendah dari Pedro Porro dan menyambut bola di tiang jauh. Namun selebrasi gol itu dibatalkan VAR karena Lucas Bergvall berada dalam posisi offside dalam build‑up serangan itu.
Palace bergeming dan terus menekan. Jean‑Philippe Mateta mendapat peluang dari dalam kotak penalti, tetapi sundulannya melebar di atas mistar gawang. Ini menjadi tanda frustrasi awal bagi tuan rumah yang mendominasi penguasaan bola namun belum bisa mengonversi menjadi gol.
Menit 30–42: Tekanan Palace & Serangan Buntu
Crystal Palace semakin gencar dalam fase ini. Will Hughes melepaskan tendangan dari luar kotak penalti yang hampir mengejutkan kiper Vicario, namun bola masih melayang di atas target. Spurs masih terlihat rapih dalam bertahan, tetapi peluang Palace terus datang.
Namun pada menit 42′, momen penentu datang. Dari sebuah set‑piece, bola dari tendangan sudut disambut dan berujung pada sepak pojok yang menghasilkan kepungan di area penalti. Archie Gray, gelandang muda Spurs, tampil sebagai pahlawan ketika ia *menyundul bola dari jarak dekat dan mencetak gol pertamanya di level senior — serta gol yang menjadi penentu kemenangan Tottenham 1–0!
Gol ini muncul hanya beberapa menit sebelum babak pertama usai, membuat Palace harus bangkit pada babak kedua.
Menit 45+3′ – Babak Pertama Berakhir
Hampir memasuki jeda, beberapa keputusan kartu muncul—termasuk kartu kuning untuk pemain Palace. Namun tidak ada gol tambahan, dan skor turun minum adalah 0–1 untuk Tottenham. Spurs berhasil mencuri keunggulan dari momen set‑piece, meski tak dominan dalam penguasaan bola.
Menit 46–60: Tekanan Palace di Babak Kedua
Babak kedua dimulai dengan Palace yang semakin agresif. Pelatih Oliver Glasner memasukkan Eddie Nketiah untuk memperkuat serangan. Mereka semakin menguasai bola dan mendapat sejumlah peluang. Namun, kiper Vicario tampil solid dengan beberapa penyelamatan penting.
Tottenham pun mulai melakukan rotasi. Pelatih Thomas Frank memasukkan pemain seperti João Palhinha dan Wilson Odobert untuk menambah energi di lini tengah dan serangan. Spurs berusaha mengontrol tempo permainan dan meredam serangan balik tuan rumah.
Menit 60–75: Peluang Ganda & VAR Ulang
Pada fase ini, Palace terus menekan. Justin Devenny melepaskan tembakan dari jarak dekat, namun masih melebar tipis. Maxence Lacroix juga mendapat peluang sundulan dari situasi bola mati, tetapi bola tetap gagal menembus gawang Spurs.
Spurs kembali mendapatkan momen kontroversial: Richarlison lagi‑lagi tampak mencetak gol, tapi sekali lagi VAR mengoreksi posisi offside dalam build‑up sebelumnya, dan gol tersebut dibatalkan, membuat Tottenham tetap unggul 1‑0.
Menit 75–85: Momentum Menuju Akhir
Menjelang 15 menit terakhir, Palace semakin tak sabar. Mereka terus menciptakan peluang dari umpan silang dan tembakan jarak jauh. Namun, setiap upaya mereka belum cukup akurat atau bisa diamankan oleh pemain belakang Spurs.
Tottenham, yang sedang berusaha mempertahankan keunggulan tipis ini, sesekali juga mengancam lewat serangan balik cepat. Rodrigo Bentancur dan Pedro Porro nyaris menggandakan skor lewat tembakan yang masih bisa digagalkan oleh pertahanan Palace, termasuk penyelamatan penting dari Dean Henderson.
Menit 85–90+7′: Drama Injury Time
Memasuki menit injury time, Palace terus menekan dengan masuknya pemain seperti Christantus Uche yang memberikan ancaman di kotak penalti. Namun meski mendapatkan beberapa kesempatan, tidak ada gol yang tercipta. Spurs bertahan dengan disiplin tinggi dan memaksimalkan blok‑blok penting di area berbahaya.
Di menit 90+7′, Bentancur melepaskan tembakan yang diselamatkan oleh Henderson — satu dari sejumlah upaya terakhir kedua tim — tetapi tidak mengubah skor.
Akhir Pertandingan: Spurs Menang Tipis
Full‑time: Crystal Palace 0–1 Tottenham Hotspur.
Gol Archie Gray di menit ke‑42 tetap menjadi pembeda, dan Spurs berhasil membawa pulang tiga poin penting dari lawatan mereka ke Selhurst Park.
Tottenham sekarang berada di posisi klasemen menengah, sementara Palace harus kembali mengevaluasi serangan mereka setelah dominasi penguasaan bola yang tidak berbuah gol.
Pertandingan ini menunjukkan pentingnya disiplin defensif dan efektivitas di set‑piece. Palace unggul dalam penguasaan bola sepanjang laga, namun Spurs yang lebih klinis di depan gawang melalui gol Gray mampu memanfaatkan peluang terbaik mereka. Empat peluang besar Palace di babak kedua tetap gagal dikonversi, sementara Spurs bertahan dengan kompak dan memaksimalkan momen penting ketika datang.
Komentar