LONDON — Chelsea menghadapi dilema besar jelang laga tandang melawan Liverpool pada 19 Desember 2025. Bintang muda mereka, Cole Palmer, sedang berjuang melawan cedera yang menyisakan rasa sakit dan membuat statusnya untuk pertandingan ini menjadi misteri. Palmer, yang sempat absen lama akibat cedera pangkal paha, kini kembali berlatih dan sempat tampil dalam kemenangan 2‑0 atas Everton. Namun, rasa nyeri yang masih ia rasakan membuat pelatih Enzo Maresca enggan mengambil risiko terlalu dini.
Kehadiran Palmer bisa menjadi penentu nasib Chelsea di Anfield. Serangan cepat dan kemampuan mencetak gol sang pemain mampu membalikkan keadaan dalam hitungan menit, dan absennya ia bisa membuat lini depan The Blues kehilangan kreativitas serta daya gedor. Namun, tekanan fisik dari Liverpool yang agresif di Anfield membuat setiap keputusan untuk menurunkan Palmer harus dipertimbangkan matang‑matang.
Menurut sumber internal klub, evaluasi medis terakhir akan dilakukan beberapa jam sebelum kick-off, memastikan sang pemain hanya diturunkan jika benar-benar fit. “Kami tidak mau mengambil risiko cedera kambuhan. Palmer sangat penting, tapi kesehatannya lebih utama,” ujar seorang staf Chelsea, menegaskan kehati-hatian tim.
Jika Palmer bisa tampil dan menemukan performa terbaiknya, peluang Chelsea mencetak gol dan menekan dominasi Liverpool jelas meningkat. Namun jika ia harus absen, The Blues harus mengandalkan pemain lain untuk mengisi peran kreatif yang vital di lini depan.
Kesimpulan:
Nasib Cole Palmer menghadapi Liverpool masih menggantung. Semua mata akan tertuju padanya, karena kondisinya bukan hanya soal kebugaran, tetapi bisa menjadi penentu hasil laga yang sengit ini. Chelsea pun menanti dengan harap-harap cemas, berharap Palmer mampu menaklukkan rasa sakit demi kemenangan tim.
Komentar