Borussia Dortmund atau lebih dikenal dengan sebutan BVB, adalah salah satu klub sepak bola paling ikonik di Jerman dan Eropa.
Didirikan pada 19 Desember 1909 di kota Dortmund, klub ini telah menorehkan sejarah panjang, dari perjuangan di kompetisi domestik hingga meraih prestasi besar di level Eropa.
Kisah BVB adalah perpaduan antara semangat kota industri Ruhr, loyalitas penggemar, dan filosofi sepak bola menyerang yang menghibur.
Awal Mula dan Filosofi Klub
Borussia Dortmund didirikan oleh sekelompok pemuda yang awalnya ingin membentuk klub sepak bola yang berfokus pada olahraga dan persaudaraan.
Nama “Borussia” sendiri diambil dari kata Latin untuk Prussia, wilayah yang saat itu termasuk Dortmund.
Sejak awal, BVB menekankan filosofi sepak bola ofensif. Klub ini ingin menampilkan permainan cepat, agresif, dan menghibur.
Filosofi ini masih menjadi ciri khas mereka hingga sekarang, membuat Dortmund dikenal sebagai tim yang selalu menekan lawan dan mengutamakan kreativitas lini depan.
Perjalanan di Kancah Domestik
Dortmund mulai menorehkan prestasi di Bundesliga Jerman sejak tahun 1950-an. Gelar Bundesliga pertama mereka datang pada 1956, menandai era kejayaan domestik yang akan terus berkembang.
Pada era modern, terutama sejak 1990-an, Dortmund menjadi kekuatan dominan di Jerman. Mereka meraih Bundesliga pada musim 1994/95 dan membuktikan bahwa mereka bisa bersaing dengan klub-klub kaya seperti Bayern München.
Dortmund juga dikenal sebagai klub yang mampu mengembangkan bakat muda, seperti Mario Götze, Marco Reus, dan Jadon Sancho, yang kemudian menjadi bintang dunia.
Kejayaan Eropa
Titik puncak kesuksesan Borussia Dortmund datang pada 1997, ketika mereka memenangkan Liga Champions UEFA.
Di bawah asuhan pelatih Ottmar Hitzfeld, Dortmund mengalahkan Juventus di final dengan skor 3–1. Kemenangan ini menegaskan status mereka sebagai salah satu klub elit Eropa dan memberi dorongan besar bagi sepak bola Jerman.
Selain itu, Dortmund juga meraih Piala Winners UEFA dan Piala Interkontinental, memperlihatkan kemampuan mereka bersaing di panggung internasional.
Klub ini dikenal mampu tampil impresif di kompetisi Eropa, meskipun sering menghadapi klub-klub kaya dan berpengalaman dari Italia, Spanyol, dan Inggris.
Fanatisme Suporter: “Die Gelbe Wand”
Salah satu hal yang membuat Borussia Dortmund berbeda adalah penggemar mereka, terutama yang berada di tribun Südtribüne. Dikenal dengan julukan “Die Gelbe Wand” (Dinding Kuning), suporter Dortmund menciptakan atmosfer menakjubkan di Signal Iduna Park.
Kapasitas stadion lebih dari 80.000 penonton, dan penggemar selalu hadir dengan nyanyian, koreografi, dan dukungan penuh semangat.
Atmosfer ini tidak hanya menakutkan bagi lawan, tetapi juga memberi dorongan moral besar bagi tim. Filosofi klub, yang mengutamakan permainan cepat dan menyerang, semakin hidup berkat dukungan penggemar yang luar biasa.
Filosofi Klub dan Pengembangan Pemain
Borussia Dortmund dikenal sebagai klub penghasil talenta muda. Klub ini menekankan pelatihan, mental juara, dan filosofi sepak bola menyerang kepada setiap pemain muda yang bergabung.
Banyak pemain yang kemudian bersinar di Dortmund sebelum pindah ke klub-klub besar Eropa, termasuk Christian Pulisic, Erling Haaland, dan Mario Götze.
Selain itu, manajemen klub menjaga keseimbangan finansial dengan bijaksana, menjadikan Dortmund sebagai contoh bagaimana klub bisa sukses secara sportif tanpa harus mengikuti strategi pengeluaran berlebihan seperti beberapa klub besar Eropa.
Tantangan dan Masa Kini
Meskipun sukses, Dortmund juga menghadapi tantangan besar, seperti persaingan sengit dengan Bayern München, fluktuasi performa di Bundesliga, dan tekanan di kompetisi Eropa.
Namun, BVB tetap mempertahankan identitas mereka: klub yang menghibur, membela filosofi sepak bola ofensif, dan membesarkan pemain muda.
Pada musim 2025/26, Dortmund kembali bersaing di papan atas Bundesliga dengan target mempertahankan gelar domestik dan tampil impresif di Liga Champions. Filosofi menyerang dan semangat juara tetap menjadi ciri utama mereka.
Kisah Borussia Dortmund adalah kombinasi antara keuletan, filosofi menyerang, fanatisme penggemar, dan pengembangan talenta muda.
Dari klub kota Ruhr kecil hingga bintang Eropa, BVB membuktikan bahwa sepak bola adalah soal passion, strategi, dan keberanian.
Signal Iduna Park dan “Die Gelbe Wand” adalah simbol klub ini — bukti bahwa kekuatan sejati Dortmund bukan hanya di lapangan, tapi juga di hati para penggemarnya.
Borussia Dortmund bukan sekadar klub; mereka adalah ikon sepak bola yang hidup dan bernafas di setiap gol, setiap kemenangan, dan setiap sorakan penggemar.
Komentar