Joshua Zirkzee dari Manchester United dan Giacomo Raspadori dari Atletico Madrid. Kabar ini telah menjadi salah satu sorotan utama di media Italia dan Inggris menjelang dibukanya jendela transfer musim dingin.
Musim ini, lini serang Roma dinilai kurang produktif dan sering mengalami kebuntuan di area akhir. Tim asuhan Gian Piero Gasperini yang baru diresmikan sebagai pelatih musim panas lalu masih mencari formula terbaik untuk meningkatkan daya gedor, di tengah peforma yang kurang konsisten dari striker-striker yang ada saat ini.
Konteks Zirkzee: Dari Premier League Kembali ke Serie A?
Joshua Zirkzee, 24 tahun, pindah ke Manchester United pada musim panas 2024 setelah mencuri perhatian di Serie A bersama Bologna.
Namun, adaptasi di Premier League berjalan jauh dari harapan: kesempatan bermain sangat terbatas musim ini, dengan hanya sedikit menit di lapangan dan peran sebagai pelapis di lini serang United.
Situasi ini membuat namanya kembali dikaitkan dengan kepindahan, dengan Roma muncul sebagai peminat terdepan.
Berbagai laporan menyebut bahwa Zirkzee telah memberikan sinyal hijau untuk pindah ke Roma, dan klub ibu kota Italia telah mengajukan penawaran resmi berupa pinjaman dengan kewajiban pembelian pada akhir musim, senilai total sekitar €38–40 juta, tergantung pencapaian seperti lolos ke Liga Champions.
Negosiasi masih berlangsung antara Roma dan Man United, yang disebut cukup selektif dan ingin mendapatkan kompensasi yang memuaskan.
Jika berhasil direalisasikan, transfer ini bisa menjadi salah satu yang terbesar dalam sejarah Roma — mungkin mendekati atau memecahkan rekor pembelian klub, karena paket biaya dan klausulnya yang signifikan.
Raspadori: Pulang ke Italia Demi Jam Bermain
Sementara itu, Giacomo Raspadori menjadi target kedua yang tak kalah penting. Striker asal Italia ini diproyeksikan sebagai solusi pintar oleh banyak analis karena kemampuannya untuk bergerak bebas di lini depan, bukan sekadar sebagai penyerang tradisional.
Raspadori belum mendapatkan banyak menit bermain di Atletico Madrid sejak kepindahannya dari Napoli, dan situasi itu membuat Roma kembali menghidupkan minat mereka untuk mengontraknya di Januari.
Negosiasi dengan Atletico Madrid dilaporkan sedang berjalan, dengan ide pinjaman musim dingin yang bisa diikuti oleh opsi atau kewajiban pembelian pada akhir kampanye — cara yang realistis secara finansial bagi Roma.
Namun, hingga kini belum ada kesepakatan final yang diumumkan, dan Atletico ingin mempertimbangkan nilai investasi mereka yang masih baru untuk Raspadori.
Strategi Transfer dan Tantangan Roma
Roma diperkirakan harus melakukan pergerakan strategis di pasar transfer musim dingin, tidak hanya soal mendatangkan pemain baru tetapi juga kemungkinan melepas sebagian pemain agar mendapatkan ruang gaji dan dana transfer yang cukup.
Pemain seperti Artem Dovbyk dan Evan Ferguson disebut mungkin menjadi bagian dari rencana keluar musim ini untuk membuka tempat bagi kedatangan dua penyerang baru.
Keputusan untuk mengejar dua penyerang sekaligus menunjukkan ambisi Roma untuk memperbaiki statistik gol dan kembali bersaing ketat di papan atas Serie A — dan bahkan mengejar tiket Liga Champions musim depan.
Dengan kedua nama besar ini diincar, Roma berharap dapat memberikan Gasperini alat yang diperlukan untuk mengubah nasib lini depannya, sekaligus menaikkan level performa tim secara keseluruhan.
Komentar